Mengenang Empat Kekalahan Kandang Beruntun Liverpool pada 1923

Football5Star.com, Indonesia – Kekalahan dari Everton, Minggu (21/2/2021) dini hari WIB, bukan hanya menyudahi rekor bagus Liverpool pada Derbi Merseyside. Itu juga jadi aib tersendiri karena membuat The Reds kini menelan empat kekalahan kandang beruntun pada pentas Premier League.

Sebelum dikalahkan Everton, Liverpool telah terlebih dahulu ditaklukkan Burnley, Brighton & Hove Albion, dan Manchester City. Empat kekalahan kandang beruntun itu sangat mengejutkan. Sebelumnya, mereka tak tersentuh kekalahan di Anfield dalam 68 laga secara beruntun pada pentas Liga Inggris.

Empat kekalahan kandang beruntun itu mengulangi aib yang dialami 98 tahun silam. Pada 1923, Liverpool juga mengalami empat kali kalah beruntun di Anfield pada pentas Liga Inggris. Kisah kala itu pun ada kemiripan dengan musim ini.

Skuat Liverpool saat mengalami empat kekalahan beruntun di Anfield pada 1923.
lfchistory.net

Seperti musim ini, Liverpool memasuki musim 1923-24 dengan status juara bertahan Liga Inggris. Sebelumnya, The Reds menjadi yang terbaik dalam dua musim beruntun. Mereka ditangani Matt McQueen yang naik ke kursi pelatih setelah David Ashworth hengkang ke Oldham Athletic pada pertengahan musim 1922-23.

Berstatus juara dua musim beruntun, tim asuhan McQueen justru tampil amburadul pada musim itu. Dalam sepuluh laga awal saja, Donald Mackinlay cs. sudah menelan lima kekalahan. Hanya meraup 9 poin dari 4 kali menang dan 1 kali imbang, The Reds pun terpuruk di posisi ke-15 klasemen sementara Liga Inggris.

Liverpool Masuki Masa Suram

Masa suram datang ketika kalender berganti memasuki bulan Oktober. Kemenangan dari hal langka bagi Liverpool. Dalam sepuluh laga beruntun, mereka gagal menang di Liga Inggris. Mackinlay dkk. menelan 7 kekalahan dan hanya 3 kali imbang. Posisi mereka pun kian terpuruk. Pada pekan ke-22, The Reds berada di posisi ke-18.

Paceklik kemenangan baru berakhir tepat pada laga pamungkas tahun 1923. Menjamu West Ham United di Stadion Anfield pada 29 Desember 1923, The Reds menang 2-0 berkat brace Jimmly Walsh. Kemenangan itu juga mengakhiri rangkaian lima kekalahan beruntun yang dialami The Reds.

Tak hanya itu, brace Jimmy Walsh saat menjamu West Ham juga menyudahi tren selalu kalah di Anfield. Sebelumnya, Liverpool selalu kalah dalam empat laga beruntun di kandang sendiri.

Kekalahan pertama didapatkan saat menjamu Aston Villa pada 24 November. The Reds menyerah oleh gol semata wayang Len Capewell. Berikutnya, Sheffield United yang mencuri kemenangan di Anfield dengan skor 3-2. The Reds sempat teringgal 0-3 terlebih dahulu pada laga itu.

Pekan berikutnya, giliran Cardiff City yang menang di Anfield. Joe Clennell dan Jimmy Gill bergantian mengoyak jala gawang yang dikawal Elisha Scott. The Reds kalah 0-2. Adapun kekalahan keempat dialami dari Newcastle United saat Natal. The Magpies menang 1-0 berkat gol tunggal Jimmy Clark.

Pada akhir musim, Liverpool hanya finis di posisi ke-12. Namun, Matt McQueen tetap bertahan di kursi manajer hingga digantikan George Patterson pada 1928. Kegagalan musim 1923-24 menjadi awal penantian panjang gelar di Liga Inggris. Mereka baru kembali juara pada 1946-47 bersama manajer George Kay.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More