Mengerikan! Wanita Cantik Ini Rencanakan Pembunuhan Eks Pemain Galatasaray

Football5star.com, Indonesia – Salah satu mantan penggawa timnas Turki di Piala Dunia 2002, Emre Asik selamat dari rencana pembunuhan. Yang mengerikan, eks pemain Galatasaray itu lolos dari pembunuhan yang direncanakan oleh istrinya sendiri, Yagmur Asik.

Dikutip Football5star.com dari blastingnews, Minggu (27/9/2020) Yagmur menjadi otak untuk melakukan pembunuhan kepada Emre Asik. Ia menyewa pembunuhan bayaran untuk menghabisi nyawa pemain yang berposisi sebagai bek tersebut.

Mengerikan! Wanita Cantik Ini Rencanakan Pembunuhan Eks Pemain Galatasaray
The Sun

Apa yang mendorong Yagmur hingga gelap mata dan melakukan rencana keji tersebut? Penyebabnya ternyata, Yagmur ketahuan berselingkuh. Emre Asik pun berencana untuk melakukan gugatan cerai kepada istrinya tersebut.

Setelah pengajuan proses gugatan cerai itu, niat jahat Yagmur pun kemudian muncul.

Berdasakran keterangan dari surat kabar Turki Hurriyet, Yagmur mulai merencanakan pembunuhan sang suasi usai proses gugatan cerai diproses oleh sang suami. Pihak aparat hukum Turki menyebut bahwa dugaan Yagmur sebagai otak rencana keji tersebut diungkap pria yang menjadi selingkuhannya.

Menurut pria bernama Erdi Sungur itu, Yagmur awalnya memintanya untuk melakukan pembunuhan pada Emre Asik. Karena, dia berencana untuk menguasai harta sang suami setelah nanti suaminya meninggal dunia.

Namun, Erdi tak sanggup untuk membunuh. Dalam dokumen pihak kejaksaan Turki, Erdi Sungur bahkan tak sanggup untuk menembak daging yang tergeletak. Hal itulah yang kemudian membuat Erdi dan Yagmur menyewa pembunuh bayaran. Kabarnya, si pembunuh bayaran akan mendapat kompensasi sebesar Rp 19 miliar.

Pembagian tugas pun dilakukan. Erdi yang ditugaskan berkomunikasi dengan si pembunuh, sementara Yagmur menyiapkan senjata dan akan mengurus mayat Emre Asik nantinya.

Beruntung bagi Emre Asik. Si pembunuh bayaran itu tak jadi membunuh Emre karena berubah pikiran, tak cuma itu ia juga malah membeberkan siapa dalang di balik rencana pembunuhan tersebut.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More