Mengingat Lagi Saat Sebastien Frey Kebobolan 6 Gol di Laga Inter vs Milan

Football5star.com, Indonesia – Pekan ke-4 Serie A Italia akan menghadirkan laga sengit bertajuk Derby della Madonnina antara Inter vs AC Milan di Stadion Giuseppe Meazza, Sabtu (17/10/2020). 19 tahun lalu, derbi ini menyisakan cerita tak mengenakkan bagi kiper Inter asal Prancis, Sebastien Frey.

Laga laga Inter vs Milan di Serie A musim 2000-01, Frey harus menyaksikan gawangnya kebobolan sebanyak 6 kali oleh para pemain Milan. Bertindak sebagai tim tuan rumah, Inter saat ini memang berada di kondisi compang camping.

Di awal musim 2000-01, Inter dilatih oleh Marcello Lippi. Namun serangkain hasil buruk membuat eks pelatih Juventus itu dipecat pada 3 Oktober 2000 dan posisinya digantikan oleh Marco Tardelli.

Sebelum melakoni pertandingan melawan Milan di Giuseppe Meazza, Inter di pekan sebelumnya sukses mengalahkan Atalanta dengan skor 3-0 di tempat yang sama. Bekal kemenangan ini seharusnya bisa membuat Sebastien Frey dkk cukup percaya diri melawan Milan.

Sayangnya pada laga yang berlangsung pada 11 Mei 2001 tersebut, Inter hancur lebur. Tak butuh waktu lama untuk Milan langsung unggul. Di menit ke-3, striker Gianni Comandini sukses memperdaya Frey. Tak berselang lama, Comandini kembali bobol gawang Frey di menit ke-19 lewat sundulan.

Babak pertama berakhir dengan skor 2-0 untuk Milan. Di babak kedua, Frey makin tertekan. Ia kebobolan empat gol pada laga tersebut. Federico Giunti, Serginho, dan dua gol Andriy Shevchenko membuat Frey jadi pencundang pada laga tersebut.

Frey: Inter saat itu adalah tim yang buruk

Kekalahan telak Inter pada laga musim itu sempat membuat fan mengamuk. Laga sempat diberhentikan beberapa menit akibat lemparan benda ke arah Frey. Di gawang Frey berserakan benda-benda seperti botol plastik hingga kayu.

Frey mengakui bahwa Inter di era itu adalah tim yang sangat buruk. Ia pun menyebut bahwa Milan memang bermain lebih baik dibanding Inter.

“Bersama Inter saat itu saya memainkan pertandingan Derby yang buruk, dalam Derby tersebut kami kalah 6-0. waktu itu kami adalah tim yang sangat buruk, sedangkan Milan saat itu memainkan pertandingan yang sangat baik.” ucap kiper yang juga pernah membela Parma tersebut.

Setelah kekalahan telak 6 gol tersebut, Inter kembali telan pil pahit beberapa hari setelahnya. Inter dipecundangi Parma dengan skor 3-1 pada 19 Mei 2001. Musim ini diakhiri Inter dengan terlempar dari posisi empat besar klasemen akhir Serie A 2000-01.

AC MilanInter MilanSebastian FreySerie A Italia