Menguak Hubungan Dingin Andrea Agnelli dan Antonio Conte

Football5star.com, Indonesia – Andrea Agnelli dan Antonio Conte jadi tajuk utama pada laga , Rabu (10/2/2021) dinihari WIB. Pada semifinal leg kedua Coppa Italia itu mereka terlibat perselisihan.

Presiden Juventus dan pelatih Inter Milan terlihat saling ejek saat jeda babak pertama dan setelah berakhirnya pertandingan. Conte bahkan terlihat mengacungkan jari tengah pada mantan bosnya itu.

Pemandangan panas ini memang mengejutkan. Sebab mereka pernah bekerja sama dalam waktu yang lama. Keluarga Agnelli merupakan penguasa Juventus. Dan Conte seorang legenda dan sempat melatih Juve selama tiga tahun.

Akan tetapi jika melihat dari sejarah hubungan keduanya, apa yang terjadi di stadion Allianz cukup dimaklumi. Mereka sudah terlibat perang dingin sejak Antonio Conte mengundurkan diri sebagai pelatih Juve 2014 lalu.

Usai membawa Juve kembali memuncaki Serie A selama tiga tahun, ia memilih mundur jelang memasuki musim 2014-2015. Keputusan ini ternyata buntut dari ketidakpuasan sang pelatih atas kinerja manajemen dalam strategi transfer.

Beberapa pekan sebelum mengundurkan diri, Conte menyindir manajemen yang tidak mau menginvestasikan dana besar untuk memperkuat tim. “Anda tidak bisa pergi makan di restoran 100 euro dengan hanya membawa uang 10 euro di kantong, bukan?,” katanya ketika itu.

Conte Nyaris Kembali, tapi Digagalkan Agnelli

Ketika Antonio Conte mundur, Si Nyonya Tua langsung menunjuk Massimiliano Allegri. Penunjukkan ini pun disambut sindiran balasan Andrea Agnelli pada legenda Juve tersebut.

“Allegri menjalankan pekerjaan yang bagi orang lain tampaknya sudah selesai,” ujar sang presiden ketika itu. Dua tahun lalu, pelatih 51 tahun nyaris kembali ke Turin saat ketika manajemen memecat Massimiliano Allegri.

Pendekatan sudah dilakukan oleh Pavel Nedved dan Fabio Paratici. Akan tetapi, kesepakatan urung tercapai. Gazzetta dello Sport menyebutkan jika Andrea Agnelli lah yang menutup pintu mantan pelatihnya pulang ke Turin.

Ia kemudian memilih Maurizio Sarri sebagai nakhoda baru. Sementara Antonio Conte menerima pinangan rival abadi I Bianconeri, Inter Milan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More