Menolak untuk Tanding karena Virus Corona, River Plate Terancam Sanksi

Football5star.com, Indonesia – Klub kasta tertinggi Liga Argentina, River Plate menolak untuk bertanding melawan Atletico Tucuman di lanjutan Piala Liga Argentina. River menolak untuk bertanding karena mengantisipasi wabah virus corona.

Dikutip Football5star.com dari Toda Pasion, Minggu (15/3/2020) pihak River menolak untuk membuka Stadion Monumental untuk klub Atletico Tucuman dan perangkat wasit yang sudah hadir di kota Buenos Aires.

Sontak saja keputusan ini mendapat kritik dari pihak Atletico Tucuman. Pihak klub menyebut bahwa keputusan River Plate sangat sepihak tanpa berkoordinasi dengan klub lawan.

Menolak untuk Tanding karena Virus Corona, River Plate Terancam Sanksi
getty images

“Kami melakukan perjalanan sejauh 1300 km dan tidak ada otoritas setempat yang memberi tahu kami bahwa pertandingan tidak dimainkan. Itu sebabnya kami ada di sini,” kata wakil presiden Atletico Tucuman, Enrique Salvatierra.

Kritikan juga disampaikan oleh wasit yang akan memimpin pertandingan tersebut, German Delfino. Menurut Delfino, hal ini barus ia rasakan selama kariernya sebagai seorang wasit.

“Saya tidak merasakan kondisi ini sebelumnya. Kami tampil di waktu resmi tetapi pintu klub stadion tidak dibukakan untuk kami. Kami akan membuat laporan dan mengirimkan ke pihak federasi sepak bola Argentina,” kata Delfino.

“Biarlah semua kondisi ini nantinya akan diputuskan oleh komite displin yang merupakan otoritas mereka untuk memutuskan hal seperti ini,” tambahnya.

Menurut media lokal Argentina, River Plate melanggar kode etik displin yakni pasal 109 mengenai peraturan pertandingan. Akibat pelanggaran pasal 109, River terancam mendapat sanksi berupa pengurang poin.

Pihak River Plate sendiri belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait hal ini. Namun anak asuh Marcello Gallardo tersebut memutuskan untuk tidak tanding karena takut pemain mereka terpapar virus corona.

Pemerintah Argentina sendiri beberapa hari lalu sudah memutuskan untuk pertandingan olahraga, termasuk sepak bola berlangsung tanpa penonton.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More