Mental Pemain Indonesia Ciut di Markas Lawan Karena Ogah Main di Luar

Football5Star.com – Mental pemain Indonesia ciut di markas lawan karena ogah mencoba berkarier di luar negeri. Hal itulah yang disuarakan mantan pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy ketika ditanya soal bagus tidaknya berkarier di luar negeri.

Memang, hanya ada beberapa pemain saja yang memilih untuk menlanjutkan kariernya di luar negeri. Sebut saja, Egy Maulana Vikri, Witan Sulaiman, hingga Yanto Basna. Sedang kebanyakan pemain Indonesia berkarier di negeri sendiri.

“Saya rasa ada persoalan budaya di sepak bola Indonesia karena pemain bayarannya bagus. Kompetisi juga bagus strukturnya. Bahkan pertandingan menarik, penonton banyak, bisa seperti pahlawan,” buka Simon McMenemy dalam kanal Youtube BangBes.

“Jadi tidak mendesak untuk pemain bermain keluar dari zona nyaman mereka dan bermain di negara lain lalu mendorong diri mereka. Semua ada untuk mereka di rumah. Apalagi kamu bisa bermain di depan banyak orang,” lanjut dia.

Shin Tae-yong Haramkan Pemain Timnas Indonesia Makan Gorengan
Indra/Football5star

Persoalan ini, kata Simon, seperti pisau bermata dua. Satu sisi seperti yang dijelaskan sebelumnya, tapi sisi lainnya mental pemain jadi tak terasah. Simon menyebut kondisi inilah yang membuat mental pemain Indonesia ciut ketika di markas lawan.

“Lalu ini mengapa ketika Timnas Indonesia sedang away, mereka tidak begitu bagus. Karena keluar dari zona nyaman. Wow 30-40 ribu penonton tuan rumah,” papar dia.

Pemain yang berkarier di Garuda Select, menenurutnya di waktu bersamaan tidak memengaruhi tim senior. Hal itu lebih karena mereka masih U-16.

“Semakin banyak pemain didorong bermain keluar, mereka akan mendapatkan pengalaman bermain di negara lain. Lalu kembali bermain untuk tim senior. Mereka akan bisa melawan tim seperti dari timur tengah, bisa melawan tim kuat secara fisik karena mereka sudah bermain melawan mereka di belahan dunia lain,” tutup Simon McMenemy.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More