Mentok Lagi Di 16-Besar, City?

Punya skuat bertabur bintang dan kekuatan finansial, Mancester City masih belum mampu berbicara banyak di Liga Champions. Akankah musim ini jadi kesempatan City untuk melangkah lebih jauh di sana?

Sejauh ini City baru bisa unjuk gigi di kompetisi domestik sejak diambil alih oleh Sheikh Al Mansour pada tahun 2008. Mereka dua kali jadi juara Premier League dalam enam musim terakhir, plus meraih titel Piala FA dan Piala Liga Inggris.

Namun, mereka belum bisa berbicara banyak di Liga Champions sejak melakoni debut mereka pada musim 2011-12. Di musim perdananya mereka langsung tersingkir di fase grup dan harus turun kasta ke Liga Europa, setelah hanya finis posisi ketiga

Pada musim selanjutnya, City malah lebih parah karena terpuruk di dasar klasemen dan harus terhenti lebih cepat langkahnya di kompetisi Eropa. Barulah di dua musim terakhir raihan mereka membaik. Tetapi, pencapaian itu baru sebatas babak 16-besar dan selalu disingkirkan oleh Barcelona.

Di musim kelimanya ini, peluang City untuk bisa lolos ke babak perempatfinal terbuka lebar. Hal ini muncul usai pengundian yang dilakukan di Nyon, Senin (14/12/2015) malam WIB. The Citizens dipertemukan dengan Dynamo Kiev, yang kualitasnya berada jauh di bawah mereka.

Apalagi Kiev punya rekor buruk saat bertemu tim-tim Inggris di mana hanya dua kali menang dari 13 duel. Selain itu, Kiev juga akan memainkan laga kandang di leg pertama tanpa penonton karena hukuman UEFA usai kasus pelecehan berbau rasial saat menghadapi Chelsea di fase grup.

“Yang saya tahu mereka tidak bisa didampingi suporter, tapi mereka adalah tim yang kuat,” ujar Direktur Olahraga, Txiki Begiristain, seperti dikutip Soccerway.

“Di lapangan yang ada hanyalah 11 lawan 11 dan menunjukkan kepada orang-orang bahwa mereka tim yang kuat, serta berusaha meraih sesuatu,” sambungnya.

“Kami lebih baik dan berpengalaman di kompetisi ini. Sangat penting untuk semakin dekat dengan laga final,” tuntasnya.

Comments
Loading...