Meski Dapat Perlakuan Eksklusif, Marc Klok Tetap Membumi

Football5star.com, Indonesia – Gelandang Persija, Marc Klok mengaku bahwa semenjak bermain di Indonesia pada 2017 bersama PSM Makassar, dirinya banyak mendapat perlakuan eksklusif. Meski begitu, hal itu tak membuat Klok besar kepala dan sombong.

“Saya disambut sebagai pemain besar, pemain bintang dan itulah cara mereka memperlakukan saya. Saya mendapat supir pribadi, pengawal pribadi dan vila tepi pantai dengan tujuh kamar. Pertama, mungkin Anda mengira Anda ditipu,” ucap Klok seperti dikutip Football5star.com dari Voetbal International, Selasa (27/7/2020)

View this post on Instagram

Running into a new fresh training week. #JaKlok

A post shared by Marc Klok (@marcklok) on

Meski mendapat banyak perlakuan istimewa, pemain berusia 27 tahun ini megaku tetap membumi dan tidak ingin besar kepala dengan semua perlakuan istimewa tersebut.

“Aku tahu dan hal itu tak membuatku sombong dan itu tetap membuatkan tetap menginjak bumi,” ucap Klok.

Ia pun mengakui bahwa dirinya bukan tipikal pemain yang puas dengan kondisi. Ia sadar bahwa dirinya tidak akan bisa terus bermain di Indonesia. Klok pun memutuskan untuk belajar bahasa Indonesia dan juga berinvestasi.

Klok bersama dengan pemain RKC Waalwijk, Fabian Sporkslede memang memiliki bisnis sampingan. Keduanya menjalankan bisnis peralatan olahraga dan kesehatan. Bisni ini dijalankan Klok dan Sporkslede di bawah naungan perusahaan bernama Amplify Sport Equipment.

Selain itu Klok pun mengembangkan brand dengan inisial namanya, MK. Sejumlah pemain Eropa diketahui menjadi klien bagi peralatan olahraga Klok, seperti Philippe Coutinho dan juga bek Juventus, Matthijs de Ligt.

“Kamu tentu tidak bisa merasa bahwa kamu akan terus berada di lapangan. Bisnis ini adalah investasi jangka panjang,”

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More