Mesut Oezil Ungkap Alasan Sempat Tolak Pemotongan Gaji

Football5Star.com, Indonesia – Pemain Arsenal, Mesut Oezil, akhirnya angkat suara soal dirinya yang menolak pemotongan gaji saat liga diberhentikan karena pandemi Covid-19. Oezil merasa keputusan pemotongan gaji dari klub saat itu terlalu cepat dan tidak dipikirkan secara matang-matang.

Oezil memiliki gaji terbesar di Arsenal, 350 ribu pounds per minggu, tapi dia menolak untuk melakukan pemotongan sebesar 12,5 persen April lalu. Oezil adalah satu dari tiga pemain Arsenal yang menolak hal itu.

“Sebagai pemain kami ingin semua berkontribusi. Tapi kami butuh informasi lebih dan banyak pertanyaan tak terjawab. Semua orang baik-baik saja dengan penangguhan, sementara ada begitu banyak ketidakpastian. Saya tak masalah mengambil bagian yang lebih besar dan memotong gaji jika perlu, saat prospek sepak bola dan finansial sudah jelas,” ucap Oezil seperti dikutip Football5Star.com, dari The Athletic.

Mesut Oezil adalah satu dari tiga pemain Arsenal yang menolak pemotongan gaji.
The Sun

Oezil melanjutkan, “tapi kami dimintai itu tanpa konsultasi yang tepat. Untuk siapa pun dalam situasi ini, Anda memiliki hak untuk mengetahui segalanya. Untuk memahami mengapa hal itu terjadi dan ke mana uang itu pergi. Tapi kami tak diberitahu detilnya, kami hanya diminta untuk membuat keputusan cepat. Itu sangat cepat untuk sesuatu yang penting dan ada banyak tekanan.”

Pemain asal Jerman itu merasa ada yang berusaha menghancurkan reputasinya karena hal ini. Apalagi menurut Oezil, hanya nama dia yang selalu dijadikan bahan berita.

“Orang-orang yang mengenal saya tahu persis betapa murah hatinya saya dan, sejauh yang saya tahu, saya bukanlah satu-satunya pemain yang menolak pemotongan pada akhirnya, tetapi hanya nama saya yang keluar,” kata Mesut Oezil.

Mantan pemain Real Madrid itu melanjutkan, “Saya kira itu karena saya dan orang-orang telah mencoba selama dua tahun untuk menghancurkan saya, membuat saya tidak bahagia, untuk mendorong agenda yang mereka harap akan membuat fans menentang saya dan memberikan gambaran yang tidak benar.”

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More