Mia Beutik: Jadi Bobotoh Itu Harus Pintar

Football5star.com, Indonesia – Fenomena suporter di Indonesia saat ini identik dengan kekerasan dan aksi tak terpuji lainnya. Banyak faktor yang membuat suporter selalu dicap buruk.

Salah satu faktor yang membuat citra suporter makin buruk adalah kemajuan teknologi sosial media. Lewat sosial media, saat ini semua orang bisa meluapkan ekspresi mereka bahkan sampai tidak terkontrol. Hal ini juga yang dilakukan suporter.

Kondisi ini yang menyita perhatian dari istri (alm) Ayi Beutik, Mia Beutik. Ditemui awak Football5star.com di Bandung, Mia mengungkapkan bahwa saat ini banyak pendukung Persib atau bobotoh yang kurang cerdas dan baperan dalam menyikapi sesuatu.

Supardi Nasir - Persib - Bobotoh - @persib 2
instagram.com/persib

“Bobotoh saat ini (punten-punten) sumbunya pendek-pendek. Mereka kurang cerdas di media sosial. Mereka tidak terkontrol. Jika dulu mulutmu harimau, saat ini jempolmu harimau,” kata Mia Beutik.

Menurut Mia Beutik, apa yang ingin disampaikan oleh bobotoh misal karena rasa kecewa pada permainan tim disampaikan dengan cara yang tidak elok. Ia bercerita cukup banyak istri pemain yang melapor ke dirinya ada sejumlah suporter yang menghina lewat sosial media.

Ervan Satrio/Football5star.com

“Saya pernah mendapat laporan dari istri pemain dan mereka ingin melaporkan (sejumlah bobotoh) karena cacianya sangat buruk, tapi saya bilang tunggu dulu nanti saya bilangin mereka. Yah itu, mereka saat ini tidak terkontrol dalam segi penggunaan sosial media,” ucap Mia.

Tidak hanya itu, ia juga menyebut pada tahun lalu misalnya saat Persib masih dilatih oleh Mario Gomez. Ketika Persib kalah dari PSIS Semarang 0-3 (18/11/18), banyak bobotoh yang menurut Mia mengeluarkan kata-kata negatif dan tak bagus.

“Seharusnya hal seperti itu tidak diposting. Tapi karena bobotohnya lebay, hal itu jadi ramai. Dan beberapa pihak yang ingin menaikkan rating, memanfaatkannya. Efeknya juga untuk Persib,”

Menurut perempuan yang juga berprofesi sebagai guru sekolah dasar tersebut, bobotoh saat ini harus bisa pintar untuk memilah dan memilih informasi yang mereka dapat.

“Bobotoh itu harus jadi pintar, jangan jadi sumbu pendek. Jika mendapat berita A jangan langsung ditelan. Karena Persib itu butuh dukungan bukan cacian dan makian,” tutup Mia.

Comments
Loading...