Mignolet: Konyol Jika Saya Bertahan di Liverpool

Football5star.com, Indonesia – Kiper Club Brugge, Simon Mignolet, menilai konyol jika dirinya bertahan di Liverpool. Bagi dia, lebih baik jadi starter di klub medioker daripada cadangan di klub besar.

Mignolet menjadi kiper nomor satu Liverpool di empat musim pertamanya sejak ditransfer dari Sunderland pada musim panas 2013. Namun, ia kemudian hanya bermain selama 19 kali di musim 2017/18, setelah tempatnya mulai direbut Loris Karius.

Kedatangan Alisson Becker pada musim panas tahun lalu membuat Mignolet menghangatkan bangku cadangan di sebagian besar 2018/19. Tapi, Liverpool mulai tampil perkasa dengan memenangi Liga Champions dan finis runner-up dengan rekor poin dan hanya sekali kekalahan.

Meski Liverpool memperlihatkan masa depan cerah, tidak begitu dengan Mignolet. Alhasil, Mignolet memutuskan angkat kaki dari Anfield untuk mudik dengan bergabung Club Brugge.

Mignolet
Getty Images

“Jika saya benar-benar bisa memperjuangkan tempat saya, saya mungkin akan tetap bertahan. Tetapi jika saya bermain ketika Alisson mengalami cedera, saya akan diizinkan untuk mendorong 10 tembakan keluar dari kotak penalti,” kata Mignolet kepada Het Belang van Limburg.

“Lalu Alisson bisa segera mengklaim tempatnya lagi, dan bahkan jika dia mendorong bola ke gawangnya sendiri, dia masih akan tetap di starting XI. Apa artinya itu bagi saya?”

“Saya tidak menyesal, karena saya tahu peluang bermain di Club Brugge ada. Saya tidak pernah berpikir: ‘Sial, sekarang Liverpool dalam perlombaan Liga Premier dan saya pergi’.” Tentu saja, saya bisa tetap bersama Liverpool untuk mendapatkan uang saya, bersaing untuk gelar liga dan Liga Champions.”

“Namun, selama Anda sendiri tidak berada di starting XI, harganya terasa berbeda. Jadi saya lebih suka bermain sebagai starter di Club Brugge daripada meraih gelar Inggris sebagai pemain pengganti di Liverpool,” Mignolet menambahkan.

Comments
Loading...