‘Milan Masih Masa Transisi, Wajar Mihajlovic Dikritik’

Carlo Ancelotti menilai wajar jika Sinisa Mihajlovic masih terus dikritik hingga saat ini. Sebab AC Milan masih dalam transisi dan Mihajlovic butuh waktu untuk bisa membawa Rossoneri kembali ke masa kejayaan.

Mihajlovic, yang ditunjuk menjadi pelatih Milan menggantikan Filippo Inzaghi, sempat dikritik lantaran permainan Rossoneri di tangannya dinilai tidak juga membaik. Kendati demikian, hasil yang didapat Milan belakangan tidak terlalu buruk. Dalam lima pertandingan terakhir, mereka meraih tiga kemenangan dan dua hasil imbang.

Ancelotti, yang juga eks pelatih Milan, pun menyebut bahwa kritik adalah sesuatu yang normal di masa transisi seperti sekarang.

Dengan adanya pelatih baru, tim pun harus melakukan banyak perubahan dan menyesuaikan diri dengan gaya masing-masing pelatih. Ancelotti menilai bahwa Mihajlovic sejauh ini sudah membuat beberapa keputusan tepat, termasuk ketika memberikan debut untuk kiper berusia 16 tahun, Gianluigi Donnarumma.

“Pasti akan ada pasang dan surut. Saya pikir, itu wajar mengingat dengan adanya pelatih dan pemain baru, metode pasti juga berubah,” ujar Ancelotti seperti dilansir Football Italia.

“Mihajlovic juga menunjukkan dia punya naluri bagus ketika mempercayai posisi penjaga gawang pada Donnarumma. Seperti (Gianluigi) Buffon, yang juga mulai bermain ketika masih belia, jika ada seorang pemain yang amat bagus, tidak penting usia di KTP-nya,” sambungnya,

“Namun demikian, Diego Lopez juga tangguh. Cepat atau lambat, ia akan mengambil alih posisinya lagi di tim. Saya mendengar soal cedera tendon-nya, dia juga dibekap cedera yang sama ketika di Real Madrid,” tutup Ancelotti.

AC MilanCarlo AncelottiLiga ItaliaSinisa Mihajlovic