Mimpi Muluk Si Tukang Urut Melihat Persiraja Juara Liga 1

Football5star.com, Indonesia – Di kalangan sepak bola Aceh, Bang Doli bukan sebuah nama asing. Dia adalah tukang urut alias masseur di skuat Persiraja Banda Aceh, yang menyimpan mimpi muluk. Asanya adalah bisa melihat Persiraja juara Liga 1.

Persiraja memang baru mengais asa di Liga 1 pada musim ini. Meski menjadi anak baru di kasta teratas sepak bola Indonesia, harapan pendukung Persiraja tetap tinggi. Termasuk Bang Doli, yang ingin sekali menyaksikan klub kesayangannya menjadi terbaik di Indonesia. Sebuah mimpi yang muluk untuk klub yang baru saja promosi. Namun, bukan mustahil pula.

Pemilik nama asli Edwar itu selalu ada bersama Persiraja, baik ketika latihan di Stadion Lampineung, atau pertandingan di Stadion Harapan Bangsa. Putra asal Sibreh ini sudah sejak 2018 bergabung dengan Persiraja.

Bang Doli tinggal bersama pemain di mess Lampineung. “Saya satu kamar dengan Assanur Rijal Tores,” kata Bang Doli seperti dikutip Football5star.com dari laman resmi Persiraja.

Meski bekerja sebagai tuang urut Persiraja, dia merupakan adik kandung dari salah satu legenda tim, yaitu Muslim, pada era Dahlan Jalil. “Saya di keluarga enam bersaudara, saya adik Muslim, pemain Persiraja juga dulu. Abang saya sering dijuluki si kancil Persiraja,” ungkap Bang Doli.

Gabung Persiraja Karena Panggilan Hati

Mimpi-Muluk-Si-Tukang-Urut-Bang-doli-Melihat-Persiraja-Juara-Liga-1-persirajaid

Bang Doli mengaku bergabung dengan Persiraja karena diajak oleh Presiden Klub, Nazaruddin Dek Gam. Sebelum bergabung dengan Persiraja, dia adalah tukang urut keliling. “Bang Dek Gam sudah seperti saudara, Bang Dek Gam baik sama saya,” ujarnya.

Dia mengaku mempunyai kebahagiaan tersendiri bisa bergabung dengan Persiraja Banda Aceh. Apalagi melihat sosok-sosok pemain yang sangat baik dan menerima kehadiranya. “Saya ikhlas untuk Persiraja. Saya bermimpi Persiraja sukses dan bisa meraih juara di Liga 1,” ungkapnya.

“Bang Dek Gam sering saya pijat, kalau pemain yang sering minta pijat Torres, Luis Irsandi, dan Fery Komul. Kalau pemain asing Vanderlei dan Samir Ayass. Mereka kalau jumpa saya pasti bilang massage, massage,” cerita dia.

Sebagai tukang urut, tentu pria bertubuh gempal itu tak memiliki akses eksklusif untuk mendampingi tim di pinggir lapangan. Meski begitu, dia punya cara lain untuk menyuarakan dukungan terhadap klub berjuluk Lantak Laju itu dalam setiap bertanding.

“Saya kan gak dikasih masuk ke lapangan, jadi Bang Doli gabung sama Skull, joget-joget disana untuk dukung Persiraja,” ujarnya memungkasi.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More