Minamino dan 5 Pemain Jepang yang Pernah Main di Premier League

Football5star.com, Indonesia – Liverpool akhirnya meresmikan pembelian Takumi Minamino dari RB Salzburg. Pemain asal Jepang itu pun jadi pembelian pertama Juergen Klopp di bursa transfer musim dingin.

Takumi Minamino dikontrak selama empat musim. Dia didatangkan Liverpool dengan banderol 7,25 juta pounds. Datangnya sang bintang makin menambah aura Jepang di kompetisi Premier League.

Ya, sudah cukup banyak pemain asal Negeri Matahari Terbit yang mengadu nasib di Inggris. Di antara mereka ada yang gagal bersinar, namun tidak sedikit pula yang menuai kesuksesan.

Football5star sudah merangkum lima pemain Jepang yang pernah bermain di Premier League:

1. Juninchi Inamoto

Imdb

Pemain satu ini memang tak bisa ditinggalkan dari deretan talenta terbaik yang pernah dilahirkan Jepang. Nama Junichi Inamoto cukup terkenal di negaranya. Apalagi kesuksesannya tidak hanya bersama tim nasional, tapi juga ditingkat klub.

Di usia yang baru menginjak 21 tahun, Inamoto sudah berani meninggalkan tanah kelahiran untuk terbang ke Inggris. Dia didatangkan Arsenal pada 2001 silam sebagai pemain pinjaman. Namun, di London sang bek gagal bersinar.

Sempat pulang ke Gamba Osaka, Inamoto kembali ditaksir klub Inggris. Tercatat, ia pernah berseragam Fulham, West Bromwich Albion, Cardiff City. Fulham jadi klub Inggris yang paling sering ia bela dengan catatan 54 pertandingan.

2. Maya Yoshida

Troll Football

Setelah era Junichi Inamoto berakhir, Jepang kembali melahirkan bek tangguh dalam diri Maya Yoshida. Jebolan akademi Nagoya Grambus ini juga tak butuh waktu lama untuk menetap di negerinya. Setelah memutuskan hengkang ke Belanda untuk memperkuat VVV Venlo, Yoshida akhirnya tiba di Inggris 2012 silam dengan memperkuat Southampton.

Sampai saat ini, Maya Yoshida masih tercatat sebagai pemain Southampton. Naik turun performa klub sudah dirasakan pemain kelahiran 1988 silam. Dia juga sempat diduetkan dengan Virgil van Dijk selama dua musim.

Kendati belum meraih trofi apa-pun bersama Southampton, pengaruh Maya Yoshida tak bisa dianggap remeh. Pemain 31 tahun itu bahkan tercatat sebagai pemain Jepang dengan penampilan terbanyak di Premier League. Hingga saat ini ia sudah mengemas 193 pertandingan dan mengoleksi sembilan gol.

3. Shinji Kagawa

Shinji Kagawa - Borussia Dortmund - Liga Inggris - Football5star
Bleacher Report

Selama ini orang-orang lebih mengenal Gamba Osaka sebagai salah satu klub raksasa Jepang. Tapi anggapan tersebut perlahan berubah seiring munculnya nama Shinji Kagawa yang bermain untuk rival sekota, Cerezo Osaka.

Shinji Kagawa kemudian mengejutkan dunia ketika didatangkan Borussia Dortmund dari Cerezo Osaka, yang ketika itu belum terlalu dikenal. Menuai sukses besar di Dortmund, Kagawa kemudian hengkang ke Inggris untuk memperkuat klub idola masa kecilnya, Manchester United.

Kendati tidak selalu menjadi pilihan utama Sir Alex Ferguson, Kagawa selalu membayar kepercayaan sang pelatih dengan performa gemilang. Alhasil, dua musim di Old Trafford, pemain yang kini bermain untuk Real Zaragoza itu sukses merengkuh satu trofi Premier League dan Community Shield.

4. Shinji Okazaki

Shinji Okazaki-Leicester City
premierleague

Satu lagi pemain Jepang yang sukses menggondol trofi Premier League adalah Shinji Okazaki. Ya, dia adalah bagian dari cerita dongeng yang dibuat Leicester City pada 2016 lalu. Selama di Leicester, Okazaki tampil cukup spartan bersama duetnya di lini depan, Jamie Vardy.

Selama empat musim di Stadion King Power, sang bomber menjalani puncak performa pada musim 2015-2016 dengan mencatatkan 36 penampilan di semua kompetisi. Jika ditotal, pemain 33 tahun sudah mengemas 137 penampilan untuk The Foxes.

Sama halnya seperti Shinji Kagawa, Shinji Okazaki tidak langsung ke Premier League. Dari Jepang, ia lebih dulu terbang ke Jerman untuk memperkuat FC Mainz 05 dan Stuttgart.

5. Hidetoshi Nakata

The Bolton News

Nama yang satu ini haram untuk ditinggalkan. Dia adalah Hidetoshi Nakata, pemain yang disebut-sebut sebagai legenda terbesar Jepang sampai saat ini. Anggapan itu tidak terlalu berlebihan jika melihat karier panjangnya di pentas Eropa.

Lama bermukim di Italia untuk memperkuat beberapa klub di sana, Nakata akhirnya hengkang dari Negeri Pizza untuk mencicipi Premier League. Bolton Wanderers pun jadi pilihan sang gelandang sebelum menutup karier luar biasanya di lapangan hijau.

Kendati sudah memasuki usia senja, Nakata tetap mampu tampil di level tertinggi. Hal itu terbukti dengan 31 penampilan yang dia catat bersama Bolton 2005 lalu. Pada musim itu pula ia sukses membawa klubnya menempati peringkat kedelapan Premier League.

Comments are closed.