Minta Cabut dari Barcelona, Lionel Messi Kacang Lupa Kulit

Football5Star.com, Indonesia – Kabar Lionel Messi meminta pergi dari Barcelona menuai reaksi dari banyak pihak bahkan sampai ada yang menganggapnya kacang lupa kulit. Komentar itu disuarakan oleh calon Presiden Barcelona, Toni Freixa, yang kesal mendengar kabar tersebut.

Messi baru saja mengejutkan dunia sepak bola dengan memberi tahu tim Catalan itu tentang keinginannya untuk pindah melalui faks. Dia disebut-sebut sudah frustrasi berada di sana setelah menjalani musim tanpa gelar, dan kekalahan memalukan Barcelona dari Bayern Munich di Liga Champions.

Sensasi kapten Barcelona itu telah memberikan tekanan kuat pada presiden saat ini Josep Maria Bartomeu. Sebab, dia harus menghadapi protes dari para pendukung dan ada suara mosi tidak percaya. Hal ini membuat Toni Freixa buka suara.

Josep Maria Bartomeu diminta Joan Gaspart tak mengalah kepada Lionel Messi.

Bukan Kiamat

Mantan direktur Barcelona itu menganggap kalau kehilangan Lionel Messi bukan kiamat. Apalagi, Messi seperti tak menghargai klub yang membesarkannya karena diduga ingin cabut lantaran gajinya dipotong. Barcelona sendiri jelas sedang dalam krisis karena pandemi COVID-19.

“Saya tidak terlalu khawatir tentang kepergian Messi karena semuanya akan berakhir. Terpenting kini, Lionel Messi pergi tanpa menghormati Barcelona. Dia seperti kacang lupa kulit,” ungkap Freixa dikutip dari Daily Mail.

Messi bermaksud untuk mengaktifkan klausul dalam kontraknya yang akan memungkinkannya pindah ke klub lain secara gratis. Namun, Barcelona menyebut klausul itu telah kedaluwarsa pada Juni, yang berarti pesepak bola Argentina itu baru akan pergi bila ada klub yang mampu menebus dengan harga £ 630 juta.

“Saya terkejut dan kecewa sebagai bagian dari Barcelona. Saya kecewa apa yang telah dilakukan Lionel Messi terhadap Barcelona. Intinya sekarang kontraknya harus dipenuhi, ada klub datang dengan uang 7000 juta euro, lalu silakan pergi,” tutup dia.

Manchester City dan Paris Saint-Germain tampaknya menjadi di garda terdepan untuk mengamankan superstar yang telah mencetak 634 gol dalam kariernya itu. Andai pindah ke City, pemenang enam kali Ballon D’Or itu akan bereuni dengan Pep Guardiola, manajer yang membuatnya seperti saat ini.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More