Mitra Kukar Tunjuk Pelatih Baru

Football5star.com, Indonesia – Mitra Kukar resmi menunjuk pelatih baru untuk memimpin tim berjulukan Naga Mekes tersebut mengarungi musim 2018. Mitra memilih pelatih asal Spanyol, Rafael Berges Martin.

Pemain berusia 46 tahun tersebut pernah menukangi Logrones, klub Segunda B alias divisi ketiga Liga Spanyol pada musim 2016-2017.

Berges diikat dengan kontrak berdurasi semusim kompetisi dengan opsi perpanjangan tergantung pencapaian tim. “Sebelum ini banyak sekali pertanyaan soal kapan Mitra Kukar menentukan pelatih untuk musim 2018. Manajemen memang berhati-hati menunjuk pelatih karena pengalaman dua tahun ke belakang di mana prestasi tim kurang memuaskan. Kami baru menentukan pilihan terbaik sekarang ini dengan hadirnya Berges,” kata CEO Mitra Kukar, Endri Erawan.

“Pada dua tahun ke belakang, Mitra sebenarnya bisa mencetak banyak gol. Tapi, kami juga kebobolan sangat banyak. Saya harap hal ini tidak terulang lagi dan pelatih baru bisa membuat tim menampilkan transisi yang bagus antara serangan dan pertahanan,” tutur Endri.

Berges diharapkan bisa mengangkat performa Bayu Pradana cs pada musim depan. Tim berjulukan Naga Mekes ini cuma finis di peringkat ke-10 di Liga 1 musim 2017 dengan koleksi 43 poin dari 13 kemenangan dan 4 kali imbang.

“Saya senang ada di sini, bersyukur pada Mitra atas kesempatan bekerja di Indonesia. Target utama adalah agar kami bisa memeragakan filosofi permainan sendiri, yakni memainkan sepak bola yang indah dan mengutamakan penguasaan bola. Saya juga ingin membawa tim ini memenangi banyak pertandingan, menjadi tim yang kompetitif, dan membuat suporter senang,” ucap Berges

 

CV Berger

Rekam jejak Berges sebagai pelatih sebenarnya tak terlalu mengesankan. Mantan bek kiri ini cuma berkutat di klub-klub kasta kedua dan ketiga Liga Spanyol.

Hanya, catatan berbeda ditorehkannya sebagai pemain. Berges merupakan salah satu pemain reguler timnas Spanyol kala memenangi medali emas cabang sepak bola Olimpiade 1992.

Dalam turnamen yang berlangsung di rumah sendiri itu, Berges mencetak dua gol. Salah satunya tercipta pada semifinal melawan Ghana.

Tim asuhan Vicente Miera ketika itu memang diisi sejumlah pemain hebat. Beberapa di antaranya adalah Luis Enrique, Santiago Canizares, Abelardo, Alfonso, Juanma Lopez, Jose Amavisca, Albert Ferrer, hingga Pep Guardiola.

Dua nama yang disebut terakhir ketika itu baru saja meraih gelar Piala Champion 1992 bersama Barcelona. Jebolan “generasi emas” inilah yang kemudian menjadi tulang punggung timnas senior Spanyol berikutnya.

 

Comments
Loading...