Mohamed Salah Lega Bisa Bayar Kekalahan Tahun Lalu

Football5star.com, Indonesia – Liverpool akhirnya kembali merasakan manisnya mengangkat trofi Liga Champions. Pada final yang berlangsung di Stadion Wanda Metropolitano, Minggu (2/6) pagi, Mohamed Salah dkk sukses tundukkan Tottenham Hotspur, 2-0.

Kemenangan ini punya makna tersendiri bagi Salah yang musim lalu gagal membawa timnya juara. Ketika itu, pemain asal Mesir tersebut harus meninggalkan lapangan lebih cepat karena mengalami cedera. Musim ini, meski sempat cedera di dua laga semifinal, ia bisa kembali dan menuntaskan misinya.

“Semua orang bisa berbahagia sekarang. Aku pun senang bisa merasakan dua final beruntun dan yang paling penting kali ini aku tampil penuh. Tidak ada yang tampil menonjol pada pertandingan kali ini. Semua berkat kerja keras tim,” katanya usai pertandingan saat diwawancarai BT Sport.

Liverpool - Salah- Liga Champions - Football5star

Ini merupakan gelar keenam bagi The Reds di Liga Champions. Sebelumnya, tim yang bermarkas di Anfield tersebut sudah berhasil menjadi juara pada  1977, 1978, 1981, 1984, dan 2005.

Salah menyumbang satu gol pada pertandingan ini lewat tendakan penalti. Ia langsung membawa timnya unggul ketika pertandingan baru berjalan dua menit. Gol itu menjadi yang tercepat ketiga di final kompetisi Eropa. Namun, yang tercepat untuk kategori penalti.

Gol tercepat di final kompetisi Eropa dicetak oleh Paolo Maldini saat mencetak gol ke gawang Liverpool pada final 2005. Sementara di tempat kedua, ada pemain Real Madrid, Enrique Mateos saat mencetak gol melawan Stuttgart pada 1959 silam.

Comments
Loading...