Monchi Sebut Penjualan Salah Oleh Roma Bukan Kekeliruan

Football5Star.com, Indonesia – Mohamed Salah terus memesona sepanjang musim ini. Bersama Liverpool, dia kini sudah mengemas 30 gol di berbagai ajang. Terkait hal itu, tak sedikit orang yang menilai AS Roma keliru menjual Salah ke Liverpool hanya seharga 42 juta euro. Namun, Ramon Rodriguez Verdejo “Monchi“, Direktur Olahraga Roma, kembali menegaskan bahwa hal itu bukan sebuah kekeliruan.

Menurut Monchi, pada saat itu, Roma dituntut untuk menjual sejumlah pemain guna menyeimbangkan neraca keuangan. Ini penting agar klub asal ibu kota Italia tersebut tak melanggar aturan Financial Fair Play (FFP). Dia mengerti, penjualan Salah memang disesalkan para tifosi Roma. Namun, hal itu tak bisa dihindari.

Dilepas AS Roma, Mohamed Salah makin berkibar bersama Liverpool.
independent.co.uk

“Sebetulnya, kami bisa saja mendapat 50 juta euro beserta bonus. Namun, pada saat itu, kami harus melepas pemain dan itu adalah opsi penting. Transfer Neymar dan Kylian Mbappe memang mengubah pasar. Namun, pada saat itu, menjual pemain adalah langkah yag perlu kami ambil,” ungkap Monchi kepada Sky Sports, Rabu (14/2/2018).

Dalam pandangan pria asal Spanyol tersebut, nilai transfer Salah juga tidaklah merugikan bagi I Giallorossi. “Saya masih berpikir kami bisa mendapatkan harga lebih baik bagi Salah. Namun, hal itu membuka kesempatan bagi kami untuk melakukan pergerakan (di pasar). Ketika saya tiba, Liverpool menawar Salah 32 juta euro plus 3 juta euro untuk bonus,” tambah dia.

Roma Tengah Berproses

Mantan juru transfer Sevilla itu meminta tifosi Roma memahami pekerjaannya. Dia menegaskan, manajemen klub bukan tak ingin membangun sebuah tim dengan kekuatan luar biasa. Namun, ada hal-hal lain yang tak bisa dikesampingkan begitu saja.

“Saya memahami para fans dengan baik. Saya tahu, mereka tak mau berbicara soal angka-angka. Mereka hanya ingin kemenangan. Namun, itulah tugas saya. Kami harus membangun klub yang bukan saja mampu meraih kemenangan, melainkan juga mampu konsisten,” beber dia lagi.

Lebih lanjut, dia berkata, “Fans tak mau janji, tapi hasil. Saya terima itu, tapi saya minta sedikit saja kepercayaan dari mereka. Ini perlu waktu. Kami harus tetap tenang dan bekerja keras untuk menemukan cara tepat menuju keinginan fans.”

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More