Moratti Bantah Akan Jual Sahamnya di Inter

Setelah melepas jabatan presiden kepada pebisnis asal Indonesia, Erick Thohir, Massimo Moratti bersikeras tak akan lagi menjual sahamnya di Internazionale Milan meski hanya minoritas.

Penegasan itu dilontarkan Moratti setelah mendengar pemberitaan ada rencana Thohir untuk menjual 20 persen saham Inter kepada investor asal Tiongkok. Dari 20 persen tersebut, kabarnya terdapat enam persen yang menjadi milik Moratti.

“Menjual saham saya? Tidak, tentu saja tidak! Dari bagian yang menjadi hak saya, tentu tak akan dijual. Ada niat untuk memperkuat klub sesuai dengan perjanjian dengan pemegang saham. Di masa mendatang kita akan melihatnya nanti, tapi untuk saat ini tidak ada gerakan,” tegas Moratti kepada Football-Italia.

Moratti sendiri tak pernah mendengar langsung dari Thohir mengenai kabar akan adanya rencana menjual saham klub kepada investor Tiongkok.

“Saya duduk dengan Thohir dan kami saling diam selama satu jam setengah. Dia memang bercerita tentang adanya gerakan klub, tapi tidak tentang perubahan besar. Apakah saya akan menyambut investasi dari Tiongkok atau lainnya? Saya mendukung apa pun yang dapat memperkuat klub. Jika ada kesempatan, pantas dipertimbangkan. Tapi untuk saat itu hanya gosip,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Moratti turut mengomentari kekalahan yang diderita Inter 1-2 dari Torino di Stadion Giuseppe Meazza. Menurut dia, ada beberapa kekeliruan di dalam pertandingan.

“Saya mengharapkan hasil berbeda. Namun pada babak kedua semua menjadi keliru, termasuk keberuntungan. Lalu pada pagi ini saya melihat tayangan ulang penalti untuk Torino, dan sangat salah. Semua berjalan tidak sesuai harapan setelah babak pertama. Apakah tiket Liga Champions masih bisa digapai? Saya tidak tahu,” tutup Moratti.

Comments
Loading...