Mourinho Dukung Infantino Jabat Presiden FIFA

Kandidat Presiden FIFA, Gianni Infantino, mendapatkan dukungan penuh dari mantan manajer Chelsea yakni Jose Mourinho. Mou berharap agar Infantino bisa menghadirkan keadilan, khususnya dalam pembagian jatah negara peserta Piala Dunia.

Mourinho memberikan dukungan terhadap visi dan misi yang dipresentasikan oleh Infantino, yang berniat mengadakan Piala Dunia di beberapa negara secara bersamaan.

Infantino yang kini menjabat sebagai Sekretaris Jenderal UEFA merupakan satu diantara lima kandidat kuat pengganti presiden FIFA sebelumnya, Sepp Blatter, yang terlibat skandal korupsi. Pemilihan pimpinan tertinggi asosiasi sepak bola dunia tersebut rencana akan dihelat pada 26 Februari mendatang dalam sebuah kongres luar biasa.

Dukungan Mourinho diwujudkan dalam kehadirannya saat Infantino menggelar kampanye di Stadion Wembley Inggris pada hari Senin (01/02).

“Saya mengenalnya dengan sangat baik. Saya tahu dia adalah orang yang sangat mampu untuk membawa sepak bola ke arah yang lebih baik. Pengalamannya dalam organisasi sangat mendukung keteraturan di industri dan pembinaan sepak bola. Saya kira dia adalah orang yang paling tepat. Saya mendukungnya sepenuh hati, karena saya yakin dia mampu melakukannya,” dukung Mourinho kepada Infantino, seperti yang dilansir dari Goal.

Sementara itu Infantino berharap agar FIFA bisa meniru apa yang telah dilakukan UEFA selama ini dalam mengembangkan sepak bola, dan berusaha untuk membagi keuntungan finasial secara lebih adil, dengan menggelar Piala Dunia di banyak negara. Piala Eropa telah melaksanakan hal tersebut dengan menggelar ajang empat tahunan tersebut di dua negara, seperti Austria dan Swis pada tahun 2008.

“Saya berharap dan menginginkan agar Piala Dunia bisa direncanakan dengan baik, agar nantinya Piala Dunia bisa digelar di lebih dari satu negara secara bersamaan,” harap Infantino.

“Kami berhasil membuat Piala Eropa 2020 dilaksanakan di 13 negara yang berbeda. Jadi saya kira tidak ada alasan untuk tidak melaksanakan hal tersebut pada tataran Piala Dunia. Model seperti ini akan membantu mewujudkan impian banyak negara yang belum mampu menggelar turnamen besar secara individual. Kami akan berusaha menggelar Piala Dunia di empat, lima, atau enam negara,” tegasnya.

Comments
Loading...