Mourinho Ungkap Perasaan Berbeda Saat Juara Liga Champions Bersama Inter

Football5star.com, Indonesia – Eks pelatih Inter Milan, Jose Mourinho mengatakan bahwa dirinya sudah memprediksi bahwa ia mampu memberikan gelar Liga Champions pada 2009-10.

Menurut Mourinho seperti dikutip Football5star.com dari La Gazzetta dello Sport, Jumat (21/5/2020) dirinya melatih dengan sepenuh hati dan bisa merasakan bahwa seluruh tim pun memiliki perasaan serupa.

Hugo Lloris - Tottenham - Jose Mourinho - Bleacher Report
Bleacher Report

“Itulah sebabnya di Madrid, saya puas melihat kebahagian para pemain, mulai dari Moratti hingga orang-orang yang bekerja di belakang panggung,”

Menurut Mourinho, dirinya memiliki perasaan berbedaa saat meraih liga Champions dengan FC Porto dan Inter Milan. Menurutnya saat di Inter, ia bekerja dengan hati.

“Saya sudah dua kali memenangkan Liga Champions. Saat pertama, saya memang mementingkan diri sendiri, sedangkan di Inter hal itu tidak saya rasakan,” ucap pelatih asal Portugal tersebut.

Dikatakan oleh pelatih berjuluk The Spesial One tersebut, ia sebenarnya sudah memprediksi bahwa anak asuhnya saat itu bakal memenangkan Liga Champions setelah kalahkan Barcelona di semifinal leg kedua.

“Saya sudah tahu bahwa saat kami menang atas Barcelona di leg kedua semifinal saya tahu saya akan memenangkan Inter trofi Liga Champions,” ucapnya.

“Aku sudah menyiapkan kata-kata untuk Moratti saat itu, saya sudah mengerti apa yang harus dilakukan saat di lapangan saat pertandingan final,” tutup pelatih Tottenham itu.

Pada musim 2009-10, Jose Mourinho sukses membawa Inter meraih tiga gelar dalam satu musim. Ini pertama kali dalam sejarah Inter, mereka mampu meraih treble winners.