Mulai Bermunculan Orang-Orang yang Umbar Keburukan Maradona

Football5star.com, Indonesia – Wafatnya Diego Maradona menjadi duka tersendiri bagi sepak bola dunia, khususnya untuk publik Argentina. Namun tak semua orang Argentina berduka dengan kepergian sang legenda.

Penulis Juan Jose Sebreli salah satu orang yang mengeluarkan pernyataan kontroversial terkait wafatnya Diego Maradona. Dalam sebuah artikel di La Nacion, Selasa (1/12/2020), Sebreli berpendapat bahwa Maradona adalah orang yang mendukung kekerasan dan praktek diktator di satu negara.

@FansTribeHQ

“Sebagai seorang pemuda, Maradona digunakan oleh diktator militer Fidel Castro dan ia konsisten di jalan Sosialisme bersama Hugo Chavez, Nicolas Maduro, Evo Morales. Serta dia terhubungan dan berbisnis dengan Vladimir Putin,” tulis Sebreli.

Sebreli bahkan menganggap Maradona tak etis jika dihormati sebagai seorang atlet jika melihat rekam jejaknya di luar lapangan sepak bola.

“Dia hanya kaki tangan mafia lokal di Naples. Pada Piala Dunia 1994, saat tes narkotika dia positif. Maradona sangat nyaman dengan kekacuan dan kekerasan yang disponsori pemerintah. Ia lebih memilih itu daripada hidup damai bersama keluarganya,”

Kritik pedas tidak hanya disampaikan oleh Sebreli. Penyanyi asal Italia, Laura Pausini juga mengeluarkan pernyataan kontroversial tentang Maradona. Penyanyi berusia 44 tahun itu bahkan tak segan menyebut Maradona sebagai tukang pukul wanita dan pelaku pelecehan.

“Di Italia hari ini, perpisahan dari seorang pria yang tak diragukan lagi sangat pandai bermain sepak bola, tetapi ia sangat sedikit dihargai untuk hal pribadi yang telah dilakukannya. Lebih banyak berita mengenai perpisahannya dibanding soal wanita yang dipukuli dan dilecehkan olehnya,” tulis Pausini di akun Instagram pribadinya.

Postingan Pausini ini pun menjadi viral di sosial media dan menimbulkan kemarahan dari banyak pihak.

Diego MaradonaEntertainment