Mural Ranieri Tak Lagi Terpasang di Leicester

Football5star.com, Indonesia – Claudio Ranieri merupakan salah satu tokoh yang cukup berpengaruh di kota Leicester. Pasalnya, ia berhasil membawa Leicester City meraih gelar juara Premier League di musim 2015-16.

Keberhasilan itu membuatnya warga kota Leicester menganggapnya sebagai seorang pahlawan. Salah satu bentuk apresiasi warga Leicester adalah dengan membuat sebuah mural bergambar wajah Claudio Ranieri dengan dandanan ala penguasa kerajaan Romawi, Julius Caesar. Mural tersebut dipajang di hadapan sebuah restoran Italia yang bernama Brucciani.

Claudio Ranieri - Leicester City - BBC Leicester Sport
BBC Leicester Sport

Pekan ini, manajemen restoran Brucciani memutuskan untuk menurunkan mural bergambar wajah Claudio Ranieri yang sudah cukup lama terpampang. Penurunan itu didasari oleh kondisi mural yang mulai memburuk. Gambar itu kemudian akan disimpan di salah satu sudut restoran.

Mural Ranieri itu ditempatkan tepat di bawah tulisan latin Veni, Vidi, Vici, yang mengandung arti ‘saya datang, saya melihat, saya menang.’ Namun itu tidak lagi bisa dilihat oleh warga Leicester maupun penikmat sepakbola.

Meskipun berhasil membawa Leicester City meraih gelar juara Premier League di musim 2015-16, Claudio Ranieri tak mampu mempertahankan performa gemilang The Foxes di musim 2016-17. Pria asal Italia itu pun harus kehilangan tempatnya di awal tahun 2017. Sembilan bulan setelah membawa Leicester City menjadi kampiun Premier League.

Selepas Leicester City, The Tinkerman sempat menukangi klub asal Prancis, FC Nantes selama satu musim. Kini, ia kembali berkarier di Inggris bersama klub papan bawah, Fulham. Di Craven Cottage, Ranieri memiliki tugas untuk meloloskan Fulham dari jeratan degradasi.

Comments
Loading...