Nagelsmann vs Klopp, Pertarungan Pria Rumahan Melawan Metalhead

Football5star.com, Indonesia – Pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions antara RB Leipzig vs Liverpool di Puskás Aréna, Rabu (16/2/2021) bakal hadirkan adu taktik antara dua pelatih Jerman dengan latar belakang jauh berbeda. Julian Nagelsmann si pria rumahan bakal coba taklukkan taktik si Metalhead, Juergen Klopp.

Bagi Nagelsmann, pertemuan melawan Liverpool menjadi ajang balas dendam. Empat tahun lalu, Nagelsmann dibuat tak berkutik dengan taktik Klopp pada babak playoff Liga Champions musim 2017-18. Saat tandang ke Jerman, Liverpool bisa menang dengan skor 2-1. Sedangkan di Anfield, Klopp melumat pasukan Nagelsmann dengan skor mencolok 4-2.

Jelang RB Leipzig vs Liverpool, Julian Nagelsmann Puji Juergen Klopp

“Saya masih ingat pertandingan itu, terutama yang di Hoffenheim, di mana kami bermain sangat bagus sebenarnya. Kami gagal mengeksekusi penalti. Dan kemudian Trent Alexander-Arnold mencetak gol dengan tendangan bebas. Namun untuk laga leg kedua, saya tidak terlalu suka mengingatnya. Itu cukup keras, 3 gol dalam waktu 17 menit,” ucap Nagelsmann seperti dikutip Football5star.com dari laman resmi uefa, Selasa (17/2).

Nagelsmann dan Klopp merupakan deretan pelatih muda berbakat yang dimiliki Jerman. Keduanya melengkapi kehadiran Hansi Flick dan Thomas Tuchel. Keempat pelatih asal Jerman ini disebut-sebut sebagai pelatih terbaik dunia saat ini. Jika dirunut secara strata, Flick tentu berada di urutan pertama.

Di posisi kedua, ada Klopp, Thomas Tuchel di peringkat ketiga dan terakhir Nagelsmann. Momentum laga RB Leipzig vs Liverpool bisa dimanfaatkan Nagelsmann untuk sedikit menggoyang posisi Klopp sebagai pelatih kedua terbaik Jerman.

Latar belakang berbeda

Nagelsmann dan Klopp memiliki latar belakang yang sangat jauh berbeda. Nagelsmann dikenal sebagai pria rumahan. Nagelsmann sempat mengatakan bahwa jika ada waktu luang, ia lebih memilih menghabiskannya bersama istri dan putranya, Maximilian.

“Ini sangat membantu ketika Anda pulang pada malam hari dan Anda memiliki pasangan serta seorang putra. Verena sangat mendukung saya dan saya bisa fokus pada pekerjaan saya,” kata Nagelsmann seperti dikutip dari Bild.

julian nagelsmann-juergen klopp-football365

Sementara Klopp sudah menjadi rahasia umum sebagai seorang Metalhead. Sebagai seorang pencinta musik metal, karakter ini yang acapkali ditunjukkan eks pelatih Dortmund itu saat mendampangi pemain Liverpool dari pinggur lapangan.

Dengan latara belakang berbeda ini, pertemuan Nagelsmann vs Klopp bakal suguhkan taktik menarik dari RB Leipzig dan Liverpool. Nagelsmann diprediksi bakal berikan perlawanan dengan filosofi permainnya yakni menyerang lawan di dekat gawang mereka sendiri.

Untuk urusan formari yang digunakan, ia pelatih yang cerdas dan fleksibel yang sangat suka menggonta-ganti formasi bermain. Nagelsmann bisa menerapkan formasi andalannya, 4-2-2-2 yang bisa bertransformasi menjadi 4-4-2. Jika di Bundesliga, RB Leipzig, Nageslmann juga bisa gunakan formasi 3-1-4-2, maka untuk pertarungan di Liga Champions, ia lebih cenderung ke formasi 4-2-3-1 dan 4-4-2.

Taktik yang terbilang kalem ini bakal bertemu dengan gaya Klopp yang keras, solid, sistematis dan dengan orientasi mencetak gol di setiap peluang. Sebagai metalhead, Klopp menyelaraskan antara frequensi musik metal untuk standar ritme permainan yang disiapkannya menghadapi tim lawan.

“Kami tim dengan penguasaan bola, tapi tidak ada satu pun yang menyadarinya karena gambaran saya mengenai pressing dan counter pressing. Ketika saya muda, saya menyebut hal itu seperti ‘heavy metal football’. Saya tidak tahu lagi mengapa saya mengatakannya seperti itu,” kata Klopp beberapa waktu lalu.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More