Napoli Disebut Kurang Efisien, Sarri Tak Terima

Pelatih Napoli, Maurizio Sarri, ternyata masih belum bisa melupakan kekalahan dari Bologna pada Minggu (6/12) lalu. Sarri mengaku kesal lantaran anak asuhnya tak bermain seperti biasanya.

Musim ini, Napoli merupakan salah satu tim yang memiliki lini depan terbaik di Serie A. Akan tetapi, ketajaman Napoli justru tak diimbangi dengan pertahanan yang kokoh. Terbukti, dalam laga menghadapi Bologna, Napoli kecolongan tiga gol, di mana dua di antaranya lahir saat laga baru berjalan 21 menit.

“Saya marah dengan hasil kontra Bologna karena kami tak memainkan sepakbola kami yang sesungguhnya.  Jika memang harus kalah saya memilih kalah dengan memainkan sepakbola kami sendiri, tetapi kemarin kenyataannya justru tidak seperti itu,” sebut Sarri dilansir Football Italia.

Meski perolehan topskorer Serie A saat ini masih dipegang oleh Gonzalo Higuain, muncul anggapan yang menyebut Napoli tidak efisien dalam mengonversi peluang.

Mendengar kritik soal ini, Sarri langsung pasang badan untuk para pemainnya.

“Saya tak melihat rasio konversi serendah itu, sepengetahuan saya rasio kami sekitar 11 persen, dan itu setara dengan tim-tim lainnya. Kami adalah tim yang membuat banyak peluang dan memiliki lini depan kedua atau ketiga terbaik, jadi tak ada perbedaan besar,” beber dia.

“Sudah jelas bahwa untuk menyelesaikan peluang bergantung pada banyak faktor. Tetapi yang terutama adalah sebanyak mungkin menciptakan peluang,” tuntas dia.

Sejauh ini Napoli menjadi tim yang paling tajam di Serie A dengan torehan 30 gol dalam 15 laga. Jumlah yang sama juga diraih oleh AS Roma.

Maurizio SarriNapoliserie a