Nasib Dua Pemain Muda yang Dibuang Barcelona ke PSG

Football5star.com, Indonesia – Barcelona dikenal sejak lama sebagai salah satu klub yang memiliki akademi pemain muda terbaik di dunia. La Masia jadi kawah candradimuka bagi banyak pemain hebat tim Catalan tersebut. Namun tak semua pemain muda dari La Masia bernasib sama seperti Lionel Messi atau Xavi Hernandez

Pada 2014, Barca dengan akademi pemain mudanya malah sempat tersandung masalah hukum. Pihak federasi sepak bola Eropa, UEFA memvonis Blaugrana bersalah karena melanggar regulasi FIFA terkait transfer pemain di bawah usia 18.

Nasib Dua Pemain Muda yang Dibuang Barcelona ke PSG2
transfermarkt.com

Vonis hukum dari UEFA ini membuat sejumlah pemain muda angkat koper tinggalkan Nou Camp, salah satunya adalah Kays Ruiz-Atil. Pemain asal Prancis ini sempat mendapat julukan sebagai The Next Messi. Ia berposisi sebagai playmaker.

Pada musim 2015-16, Barca terpaksa melepas Ruiz-Atil. Pemain kelahiran Lyon ini sempat tak memiliki klub selama beberapa bulan. Klub kota kelahirannya, Olympique Lyon sempat menawarinya untuk bergabung. Namun Ruiz-Atil memutuskan untuk melanjutkan karier ke PSG.

Dikutip Football5star.com dari LCI, Senin (15/2/2021), ayah dari Ruiz-Atil ditawari manajemen Les Parisiens pekerjaan sebagai staff pencari bakat. Tawaran ini yang akhirnya membuat Ruiz-Atil untuk menerima pinangan dari PSG.

Ruiz-Atil memiliki mental tangguh untuk orang seusianya. Selain dikomparasikan dengan Messi, ia juga dikontrak Adidas sebelum menginjak 13 tahun, yang umumnya membuat kebanyakan pemain muda merasa sudah cukup sukses.

Nasib Ruiz-Atil dan Xavi Simons

Ruiz-Atil menjadi pemain outfield termuda yang menandatangani kontrak profesional dengan PSG, hanya lima hari setelah ulang tahunnya yang ke-16. Dalam hal ini ia cuma kalah muda dari kiper Alphonse Areola.

Kontrak Ruiz-Atil di Paris berlaku hingga 2021 tapi, setelah dua musim penuh dengan skuad U-19, remaja 17 tahun ini yakin dirinya siap melangkah lebih jauh dan berlatih reguler dengan tim senior.

Xavi Simons berambut ala Ruud Gullit dan kini membela PSG setelah lama di Barcelona.

Nasib tak jauh berbeda juga dialami oleh Xavi Simons. Pemain yang memiliki rambut ala Ruud Gullit ini juga meninggalkan Barcelona. Pada Juli 2017, Xavi dilepas Barca ke PSG.

“Hari ini tidak mudah, karena mengucap selamat tinggal adalah salah satu hal terberat dalam hidup dan hari ini saatnya saya mengucap selamat tinggal kepada rumah saya, keluar saya, hidup saya.” kata Simons.

“Karena saya akan memulai petualangan baru dan menyenangkan di luar Barcelona, klub ini, orang-orang dan fans akan selalu memiliki tempat spesial di hati saya.”

Pada musim ini, Xavi sendiri mulai menyita perhatian pelatih Mauricio Pochettino. Pada akhir Januari lalu, Xavi mendapat kesempatan untuk berlatih bersama dengan tim senior PSG. Ia diminta Pochettino untuk berlatih bersama para pemain di tim utama. Di satu sesi latihan, para pemain PSG melakukan rondo alias bermain kucing-kucingan.

Xavi menjadi pengejar bola. Saat akan merebut bola dari kaki Neymar, Xavi Simons di buat malu. Pasalnya, Neymar melakukan teknik nutmeg. Mampu melewati bola dari sela-sela kaki eks pemain Barcelona, Neymar tampak senang bukan main.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More