Nasib Pesepak Bola Indonesia yang Hilang di Pantai Selatan Masih Misteri

Football5star.com, Indonesia – Nasib Ferry Anto Eko Saputro, pesepak bola Indonesia yang hilang ditelan ombak di pantai selatan, masih tanda tanya. Sampai Senin (24/6/2019), jasad Ferry Anto belum juga ditemukan.

Padahal, Tim SAR gabungan telah menyisir sepanjang Pantai Baru menggunakan drone. Total, tak kurang dari 84 orang dikerahkan untuk mencari jasad mantan pemain PSS Sleman dan Persis Solo itu.

“Pencarian hari keempat belum membuahkan hasil, pada hari keempat ini Tim SAR juga telah menyisiri sepanjang kawasan pantai Baru, ada juga yang menggunakan Drone,” kata Dhedi Prasetya, Dantim Basarnas Jogja, dalam keterangan persnya, dikutip Football5star.com dari Harianjogja.com, Minggu (23/6/2019).

Sempat tersiar kabar jasad pesepak bola senior Indonesia itu sudah ditemukan. Namun, Humas Basarnas DIY Pipit Eriyanto menyampaikan jasad yang ditemukan pada Sabtu (22/6/2019) adalah anak Ferry Anto.

“Kami harap masyarakat tidak menyebarkan berita palsu yang belum tentu kebenarannya. Imbauan kami jika masyarakat mendapat informasi semacam itu, tolong dikonfirmasi lagi kepada pihak-pihak terkait seperti kepolisian maupun Tim SAR gabungan lainnya,” urai Dhedi.

Nasib Jasad Pesepak Bola Indonesia Ferry Anto Eko Saputro yang Hilang Ditelan Ombak di Pantai Selatan - JIBI dok Solopos
JIBI/Dok.Solopos

Masa Pencarian Jasad Ferry Anto Bisa Diperpanjang

Dhedi mengatakan, Tim SAR akan terus melakukan pencarian sesuai hingga tujuh hari, sesuai UU No.29.2014 tentang Pencarian Korban dan Pertolongan SAR. Jika setelah tujuh hari dan jasad korban tidak ditemukan, Basarnas akan berkoordinasi dengan semua pihak termasuk keluarga untuk menutup operasi SAR.

Apabila keluarga korban meminta tambahan waktu, pencarian akan diperpanjang selama tiga hari. “Lalu jika sudah sepuluh hari pencarian dan hasilnya tetap nihil, kami akan berkoordinasi lagi dengan semua pihak dan menutup operasi pencarian,” kata dia memungkasi.

Musibah yang menimpa Ferry Anto memang menyita perhatian beberapa pihak. Termasuk mantan klubnya, PSS Sleman dan Persis Solo. Bahkan, Persis Solo memberikan penghormatan kepada Ferry Anto yang hilang di Pantai Baru, Poncosari, Srandakan, Bantul, Kamis (20/6/2019) lalu.

Keluarga besar Persis Solo menggelar doa bersama di Tugu Kebangkitan Nasional, Jl. Dr. Wahidin, Penumping, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng), Senin (24/6/2019).

Ferry Anto Eko Saputro hilang sejak Kamis (20/6/2019) setelah terseret ombak di Pantai Baru, Poncosari, Srandakan, Bantul. Dalam kecelakaan air itu, Ferry hilang bersama anak bungsunya, Freya Fajrina Dwi Saputri, 7.

Freya ditemukan pada Sabtu (22/6/2019) dalam kondisi tak bernyawa. Sementara, jasad Ferry Anto masih belum diketahui keberadaannya.

Comments
Loading...