Nasib Liga 1 2020 Tergantung dari Vaksin Sinovac

Football5Star.com, Indonesia – PSSI menyebut kalau nasib Liga 1 2020 tergantung dari ketersediaan vaksin Sinovac yang akan hadir di Indonesia. Wakil Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto, menyebut kalau vaksinasi menjadi alasan Liga 1 mungkin baru digelar tahun depan.

PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebenarnya sudah sepakat Liga 1 2020 akan dilanjutkan Februari 2021. Mereka jua memutuskan kalau kompetisi musim ini akan bertitel Liga 1 2020-2021 karena lintas tahun akibat pandemi COVID-19 dan tak dapat izin keamanan.

Namun demikian, rencana itu masih diragukan karena izin kepolisian pun sampai saat ini belum di tangan. Iwan Budianto sendiri optimistis Liga 1 bisa jalan asal vaksin Sinovac dari China segera disebar.

Liga 1 2020 - PT LIB - Polri - Argo Yuwono - liga-indonesia. id

“Kami meyakini vaksin bisa beredar pertengahan Desember sampai akhir Januari, makanya kami programnya kompetisi diputar Februari, dan kita berharap itu. Kalau tidak, ya lihat situasi,” ungkap Iwan Budianto.

Sebenarnya, ini merupakan rencana ketiga PSSI dan PT LIB untuk berusaha melanjutkan Liga 1. Setelah sebelumnya, pada Oktober dan November rencana mereka menguap lantaran tak dapat izin.

LIB sendiri, kata Iwan Budianto, akan mempersiapkan segalanya agar Liga 1 bisa berlanjut. Meski memang, dia tak menampik kalau nasib Liga 1 akan tergantung dari vaksin tersebut.

“Mudah-mudahan sejak januari 2021 cukup banyak yang melakukan vaksinasi. Ini semua memang tidak ada yang pasti. Namun, kita semua tentu berharap agar kondisi ini bisa segera pulih,” tutup Iwan Budianto.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More