Nasib Sial Jika Manchester United Lakoni Adu Penalti Lawan Kobenhavn

Football5star.com, Indonesia – Babak perempat final Liga Europa akan mempertemukan Manchester United vs Kobenhavn di Stadion RheinEnergie, Selasa (11/8/2020). Di atas kertas, United tentu lebih diunggulkan. Meski begitu bukan berarti klub Denmark itu jadi lawan yang mudah ditundukkan.

Manchester United lebih dari sekedar keberuntungan untuk bisa melewati hadangan Kobenhavn. Apalagi United pada 2016 lalu sempat merasakan mengalami kekalahan saat bertemu klub Denmark di babak 32 besar Liga Europa.

Nasib Sial Jika Manchester United Lakoni Adu Penalti Lawan Kobenhavn (1)
uefa.com

Menghadapi FC Midtjylland di markas lawan, United menyerah dengan skor 2-1. Beruntung pada leg kedua, United mampu membalas dan lolos dengan agregat 5-1.

Yang juga menarik dari laga kedua tim ini adalah fakta bahwa United miliki rekor buruk jika harus melakukan babak adu penalti. Dikutip Football5star.com dari halaman resmi UEFA, United alami dua kekalahan jika lakoni babak adu penalti di Liga Europa.

Babak adu penalti United di Liga Europa pertama terjadi pada musim 1984-85. Melawan klub Hungaria, Fehérvár di babak perempat final, United kalah 4-5 di babak adu penalti.

Lalu pada musim 1992-93 di putaran pertama Liga Europa, United kalah di babak adu penalti oleh klub Rusia, Torpedo Moskow. Justru Kobenhavn yang punya rekor bagus jika harus jalani adu penalti.

Kobenhavn mampu meraih dua kemenangan di dua babak adu penalti. Pertama, di putaran pertama Liga Europa 2003-04 saat bertemu Ferencváros. Lalu di musim 2018-19 di babak playoff Liga Europa melawan Atalanta.

Keberuntungan di babak adu penalti mungkin saja jadi acuan bagi anak asuh Ståle Solbakken untuk bermain bertahan dinihari WIB nanti. Bukan tidak mungkin Dewi Fortuna bakal menaungi Kobenhavn atau malah berbalik ke Manchester United.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More