Nasri Bakal Dihukum 6 Bulan Karena Penyelidikan Anti-Doping

Football5star.com, Indonesia – Mantan gelandang Sevilla, Samir Nasri, harus siap menerima kenyataan pahit. Pemain asal Prancis tersebut bakal dihukum tak boleh terlibat dalam sepak bola profesional selama enam bulan setelah penyelidikan Anti-Doping Spanyol.

Pemain berusia 30 tahun tersebut menggunakan infus di sebuah klinik di Los Angeles pada tahun 2016 ketika sedang berlibur. Hal tersebut melanggar peraturan Badan Anti-Doping Dunia (WADA).

Marca melaporkan bahwa badan tertinggi sepak bola Eropa, UEFA, akan mengumumkan secara resmi larangan untuk Nasri tersebut pada Senin (5/3/2018). Itu artinya, mantan pemain Arsenal tersebut tidak boleh terlibat dalam aktivitas sepak bola hingga Agustus.

Nasri dikabarkan mendapatkan perawatan dari Drip Doctors – sebuah perusahaan medis swasta – di kamar hotelnya. Dia berpose untuk sebuah foto bersama pendiri organisasi Jamila Sozahdah.

Di dalam aturannya, WADA memberikan batas infus cairan untuk seorang atlet yang masih aktif adalah 50 mililiter. Nyatanya, cairan yang Nasri terima jauh melebihi batas tersebut karena dia diduga mendapatkan 500 mililiter.

Tampaknya hukuman tersebut tidak terlalu memberikan dampak yang signifikan bagi Nasri. Pasalnya, saat ini pemain tersebut berstatus free agent setelah memutuskan untuk meninggalkan klub Turki, Antalyaspor, pada Januari 2018.

Sejatinya, Nasri dipinjam Sevilla dari Manchester City pada musim panas 2017. Namun, pada paruh pertama musim 2017-2018 ini dia justru bermain untuk Antalyaspor sebelum mengakhiri kontraknya. Pada pekan lalu Nasri sempat dikaitkan dengan Las Palmas tetapi pelatih klub La Liga tersebut memastikan mereka tidak akan merekrut pemain tersebut.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More