N’Douassel Tersubur, Tapi Rodriguez Lebih Menentukan

Football5Star.com, Indonesia – Paruh pertama Liga 1 sudah berakhir dengan ditutup laga Persebaya Surabaya vs Persib Bandung, Kamis (26/7/2018). Selain memastikan diri sebagai juara paruh musim, Persib menempatkan Ezechiel N’Douassel sebagai top skorer. Namun, bila dibandingkan, kontribusi King Eze ternyata kalah dari Fernando Rodriguez yang membela Mitra Kukar.

Meskipun hanya mencetak 12 gol alias terpaut satu gol dari N’Douassel, Rodriguez punya catatan statistik lebih memikat. Dia membukukan rerata 1,5 gol per laga. Tanpa gol-golnya, Mitra Kukar akan berada di dasar klasemen karena kehilangan 7 poin. Lalu, koleksi golnya adalah 52,17% dari total gol Mitra Kukar.

Itu lebih baik dibanding N’Douassel. Penyerang asal Chad tersebut membukukan rerata 1,44 gol per pertandingan. Koleksi golnya tepat 50 persen dari torehan Maung Bandung selama putaran pertama. Adapun nilai Persib hanya berkurang lima tanpa gol-golnya.

Nilai gol King Eze ini bahkan kalah dari gol-gol Aleksandar Rakic bagi PS TIRA. Tanpa gol-gol pemain asal Serbia tersebut, PS TIRA akan kehilangan 6 poin.

Meskipun demikian, bukan berarti N’Douassel tidak istimewa. Ada dua catatan penting yang dibuat pemain berumur 30 tahun tersebut. Dari 13 gol yang dibuatnya, 7 gol merupakan pembuka skor pertandingan. Lalu, 5 golnya menjadi penentu kemenangan Maung Bandung, entah itu membuka kemenangan atau menjadi gol pembalik keadaan.

Di dua kriteria tersebut, King Eze lebih baik dari Rodriguez yang hanya 4 kali membuat gol pembuka skor pertandingan dan hanya 4 gol pula yang menjadi penentu kemenangan Mitra Kukar.


Tahukah Anda?

Pemain Persib Bandung terakhir yang menyabet gelar top skorer Liga Indonesia adalah Cristian Gonzales pada 2008-09 bersama Boaz Solossa (Persipura Jayapura). Itu pun setengah dari 28 golnya dibuat bersama Persik Kediri. Beda halnya dengan Boaz yang mengemas 28 gol hanya untuk Persipura.

Aleksandar RakicEzechiel N'Douasselfernando rodriguezLiga 1Stefano Lilipaly