Nike Ikuti Seruan Gedung Putih, Timnas Iran Gelisah

Football Live Star Football5Star.com, Indonesia – Timnas Iran saat ini sudah berada di Rusia untuk mengarungi Piala Dunia 2018. Namun, di tengah persiapan yang dilakukan, sebagian pemain merasa gelisah. Terutama yang terikat kontrak dengan Nike. Pasalnya, mereka tak boleh memakai sepatu buatan perusahaan itu. Hal tersebut dikeluhkan pelatih Carlos Queiroz.

Pekan lalu, Nike secara resmi mengeluarkan pernyataan yang tak memperbolehkan pemain-pemain timnas Iran memakai produk mereka. Tak terkecuali Saman Ghoddos yang dikontrak perusahaan asal Amerika Serikat tersebut.

Saman Ghoddos dipastikan harus menanggalkan sepatu Nike-nya.
irannewsdaily.com

Hal itu merupakan wujud kepatuhan Nike terhadap sanksi yang dijatuhkan pemerintah AS kepada Iran. Gedung Putih menjatuhkan sanksi tersebut karena pemerintah Iran menarik diri dari kesepakatan senjata nuklir pada 2015.

“Sanksi (dari Gedung Putih) berarti bahwa, sebagai perusahaan AS, kami tak boleh menyediakan sepatu bagi para pemain timnas Iran pada saat ini,” sebut pernyataan resmi perusahaan yang berpusat di Oregon itu seperti dikutip Football5Star.com dari Radio Free Europe Radio Liberty.

Putusan itu tentu saja mendapat reaksi negatif dari kubu Team Melli. Pelatih Queiroz menilai hal tersebut sangat berlebihan. Apalagi, putusan itu dikeluarkan saat Piala Dunia 2018 sudah di depan mata.

“Para pemain terbiasa memakai perlengkapan olahraga tertentu. Sungguh tidak benar memaksa mereka berganti hanya seminggu jelang pertandingan-pertandingan penting seperti ini,” keluh Queiroz seperti dikutip Football5Star.com dari Russia Today. “Kami meminta FIFA menolong kami dalam hal ini.”

Kecaman serupa dilontarkan mantan kapten timnas Iran, mehdi Mahdavikia. Dia menyebut putusan yang dibuat perusahaan apparel yang jadi pesaing utama Adidas itu tidak logis. “Piala Dunia adalah tempat bagi semua negara untuk berkumpul bersama,” sindir dia lewat akun Twitter-nya.

Comments
Loading...