Nostalgia Hari Ini: Awal Kesempurnaan Jose Mourinho di FC Porto

Football5star.com, Indonesia – Sudah hampir 20 tahun Jose Mourinho menyandang status sebagai salah satu pelatih terbaik dunia. Maklum saja, selama ini dia meraih banyak gelar.

Di balik sukses besar yang diraih bersama klub-klub top seperti Chelsea, Inter Milan, Real Madrid, dan Manchester United, cerita kehebatan Jose Mourinho sudah dimulai sejak menukangi FC Porto.

Bukan perjalanan mudah pula untuk Mourinho menukangi FC Porto. Sudah bergabung sejak 1994 silam, ketika itu ia baru menjabat sebagai asisten Sir Bobby Robson.

thesun.co.uk

Selama menjadi orang kedua, pria kelahiran Setubal sosok setia. Dia selalu mengikuti ke mana Sir Bobby Robson pergi. Mulai dari Sporting Lisbon, FC Porto, hingga ke Barcelona.

Menghabiskan waktu 10 tahun sebagai asisten Sir Bobby Robson, Mourinho akhirnya berani menentukan nasibnya sendiri. Sempat menukangi Benfica dan Leiria, dia kemudian memutuskan kembali ke klub yang pernah mempekerjakannya, Porto.

Tepat pada hari ini 19 tahun silam, Jose Mourinho ditujuk sebagai pelatih kepala raksasa Portugal. Ia menggantikan Octavio Machado yang dipecat pada musim dingin.

Mou, begitu sapaan akrabnya, mendapat tugas berat di stadion Do Dragao. Ia dituntut memperbaiki posisi di klasemen setelah merosot ke urutan kelima bersama Octavio Machado.

Jose Mourinho Juara Liga Champions

Ujian pertama Mou berjalan apik. Dia membawa Vitor Baia dkk menang 2-1 atas Maritimo. Peruntungan terus berlanjut hingga dia mencatatkan enam kemenangan beruntun.

Masuk di paruh musim saat tim berada di peringkat kelima, ia berhasil membawa Porto bertengger di urutan ketiga di akhir musim. Setelah itu, apa yang digapai Mourinho adalah sejarah.

Pada musim pertamanya menukangi Porto secara penuh, klub pemilik 29 gelar Liga Portugal menggila. Mereka meraih treble winner dengan memenangkan Liga Portugal, Piala Portugal, serta Piala UEFA.

pinterest

Dewi fortuna kian lengket dengan Porto pada musim 2003-2004. Tidak ada yang membayangkan sebelumnya jika mereka mampu menutup musim dengan status juara Liga Champions.

Yang lebih mencengangkan, FC Porto menyingkirkan lawan-lawan hebat seperti Real Madrid dan Manchester United. Dan di final mereka mengandaskan perlawanan tim kejutan lainnya, AS Monaco, dengan skor 3-0.

Kesuksesan ini membuat nama Jose Mourinho dikaitkan dengan banyak klub top Eropa. Semusim kemudian ia pun menerima pinangan Chelsea. Dan ketika Porto mulai meredup seiring kepergian sang nakhoda, The Special One kian bersinar di perantauan hingga sekarang.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More