Nostalgia Hari Ini: Bambang Pamungkas Jadi Penentu Kemenangan Timnas

Football5star.com, Indonesia – Hari ini, 10 Juli 13 tahun lalu, legenda Persija Bambang Pamungkas jadi penentu kemenangan timnas Indonesia 2-1 atas Bahrain di Stadion Gelora Bung Karno di babak fase grup Piala Asia 2007.

Kemenangan ini sangat mengejutkan. Pasalnya sejak awal, timnas Indonesia dipandang sebelah mata bisa mengatasi permainan tim dari negara teluk tersebut. Indonesia yang menjadi salah satu tuan rumah di kompetisi tersebut tergabung di grup D bersama Bahrain, Arab Saudi, dan Korea Selatan.

Berada di grup neraka, timnas yang saat itu dilatih oleh Ivan Kolev tak memiliki target tinggi. Bisa lolos dari babak fase grup saja tentu sangat beruntung. Namun bukan berarti skuat timnas bermain loyo dan tanpa motivasi. Dukungan dari publik tuan rumah jadi penyemangat tersendiri bagi Bambang Pamungkas dkk.

Di laga awal, timnas berhadapan dengan Bahrain di Stadion GBK. Catatan dari goal menyebutkan bahwa jumlah penonton yang hadir saat itu mencapai 60 ribu orang, tidak terlalu banyak memang. Namun tetap jadi tambahan penyemangat bagi skuat Garuda. Kolev saat itu memainkan skema menyerang, 4-3-3.

Di lini depan, Kolev memasang Bepe bersama Budi Sudarsono dan Elie Aiboy. Sementara di lini tengah, di awal babak pertama, pelatih Bulgaria itu menurunkan Ponaryo Astaman, Firman Utina, dan Muhammad Ridwan. Sementara di barisan belakang, Ricardo Salampessy, Mahyadi Panggabean, Charis Yulianto, dan Maman Abdurrahman. Jendri Pitoy berada di bawah mistar.

Jalannya pertandingan

Pertandingan yang dipimpin oleh wasit asal Jepang, Yuichi Nishimura berlangsung cukup ketat di awal babak pertama. Bahrain yang saat itu hampir lolos ke Piala Dunia 2006 tampil sangat percaya diri. Pemain naturalisasi Bahrain, Jaycee John beberapa kali membahayakan gawang Jendri Pitoy.

Namun, justru timnas Indonesia yang unggul terlebih dahulu pada menit ke-14. Umpan lob Firman Utina ke Si Piton, Budi Sudarsono mengelabui barisan pertahanan Bahrain. Budi yang lolos dari jebakan offside dengan tenang mampu mengelabui kiper Abdulrahman Abdulkarim. 1-0 timnas memimpin.

Nostalgia Hari Ini: Bambang Pamungkas Jadi Penentu Kemenangan Timnas
goal

Tertinggal satu gol, Bahrain menaikkan tempo serangan. Memiliki keunggulan fisik, Bahrain terus menekan lini belakang timnas dari sektor sayap. Hasilnya pada menit ke-27, berawal dari kesalahan Mahyadi Panggabean, bola berhasil dicuri pemain Bahrain.

Ia lepaskan umpan dari dalam kotak penalti, yang sebenarnya berhasil dibuang oleh Muhamad Ridwan. Sayang bola jatuh ke Jaycee John. Ia sempat lepaskan sepakan yang dihalau Jendri Pitoy dan bola mendarat Sayed Mahmood yang dengan mudahnya membobol gawang Indonesia.

Babak pertama ditutup dengan skor imbang 1-1. Di babak kedua, agresivitas timnas tak mengendur. Berkeinginan untuk memberikan hasil terbaik, pola dan tempo permainan timnas di babak kedua lebih baik. Semangat tak pantang menyerah ditunjukkan Bepe dkk.

Hasilnya pada menit ke-64, Indonesia kembali unggul 2-1. Gol penentu kemenangan timnas ini dicetak oleh Bambang Pamungkas. Gol Bepe ini berawal dari skema serangan balik timnas dan aktor utama di balik gol Bepe adalah Firman Utina.

Sepakan keras eks pemain Arema dari luar kotak penalti, membentur tiang gawang. Bepe dengan insting golnya langsung menyambar bola dan membuat gaya Bahrain bergetar untuk kali kedua.

Timnas mempertahankan keunggulan 2-1. Kemenangan ini membuat animo suporter timnas semakin besar. Sayangya di dua laga berikutnya melawan Korea Selatan dan Arab Saudi, timnas kalah. Meski begitu, dua negara kuat itu tak mudah menang melawan Indonesia.

Bagi suporter timnas, ajang Piala Asia 2007 menjadi salah satu perjuangan paling heroik penggawa Indonesia di lapangan hijau.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More