Nostalgia Hari Ini: Bepe Bawa Timnas Indonesia ke Puncak, Hapus Mimpi Malaysia

Football5Star.com, Indonesia – 27 Desember, bisa dikatakan salah satu hari tak terlupakan buat Bambang Pamungkas alias Bepe bersama Timnas Indonesia. Sebab, 2002 silam dia menjadi pahlawan saat mengandaskan Malaysia di semifinal Piala Tiger 2002.

Piala Tiger 2002 menjadi salah satu tahun turnamen terbaik yang dijalani oleh Timnas Indonesia. Meski cuma jadi runner-up, anak asuh Ivan Kolev itu tampil sangat impresif sepanjang event dua tahunan di Asia Tenggara tersebut.

Dalam fase grup, mereka tak terkalahkan dan mencetak 19 gol, cuma kejebolan lima gol. Paling klimaks tentu saat mentas di fase semifinal melawan musuh bebuyutan, Malaysia.

Partai yang tercatat disaksikan kurang lebih 50 ribu penonton di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) itu berjalan ketat. Namun, Bepe sukses menjadi pahlawan lewat golnya menit ke-78. Gol itu sekaligus membawa Timnas Indonesia terbang ke partai puncak, sekaligus hapus mimpi Malaysia.

Nostalgia Hari Ini: Bepe Bawa Timnas Indonesia ke Puncak, Hapus Mimpi Malaysia

Bahkan, golnya itu masih dikenang oleh AFF. Dalam laman resminya, AFF menyebut kalau gol tunggal Bambang Pamungkas itu sangat penting dalam perjalanan kariernya bersama Timnas Indonesia.

“Gol tunggal sang penyerang dalam kemenangan tipis 1-0 di semifinal atas Malaysia adalah salah satu gol terpentingnya hingga saat ini untuk negaranya,” tulis AFF.

Bepe Saat Itu Onfire

Dalam gelaran 2002 silam itu, memang menjadi masa-masa keemasan buat legenda Persija Jakarta tersebut. Saat itu, dia masih berusia 22 tahun tapi langsung membuat Ivan Kolev jatuh cinta. Sepanjang turnamen, Bepe nyaris selalu menjadi starter buat Timnas Indonesia.

“Setelah melakukan debutnya di Indonesia tiga tahun sebelumnya dan menjadi bagian dari skuat yang mencapai final Piala AFF 2000, Bepe telah berkembang menjadi ancaman pencetak gol utama negaranya pada saat edisi 2002,” kata AFF.

Memang betul, Bepe memang saat itu sangat menggila. Tak ada lawan, dia keluar sebagai top skorer dengan total mengemas delapan gol. Rincian golnya dilesakkan, tiga ke gawang Kamboja, empat lawan Filipina, dan satu versus Malaysia.

Sayangnya memang, penampilan impresif Bambang Pamungkas itu terasa antiklimaks pada laga puncak. Dia tak sama sekali mencetak gol selain saat adu penalti. Indonesia pun akhirnya harus mengubur mimpinya kembali di Piala AFF setelah takluk 2-4 dari Thailand via adu jotos.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More