Nostalgia Hari Ini: Cuneyt Cakir Akhiri Era Sir Alex Ferguson di Liga Champions

Football5Star.com, Indonesia – Tepat hari ini, 5 Maret, 8 tahun yang lalu, Sir Alex Ferguson memainkan pertandingan Liga Champions terakhir dalam kariernya. Namun mungkin hal itu tidak akan terjadi jika wasit Caneyt Cakir tidak memberikan keputusan kontroversia pada laga itu.

Musim 2012-13 merupakan musim terakhir Ferguson. Dia sudah menjadi pelatih sejak 1974 dan melatih Manchester United sejak 1986.

Managing Madrid

Pada musim 2012-13, Ferguson menutup kariernya dengan baik di Premier League dimana dia bisa membawa United juara Premier League untuk yang ke-13 kalinya. Tapi tidak begitu baik di Liga Champions, dia hanya bisa membawa timnya sampai ke babak 16 besar.

Pada babak 16 besar, Manchester United bertemu Real Madrid yang saat itu dilatih oleh Jose Mourinho. Laga ini juga menjadi pertemuan pertama Cristiano Ronaldo melawan United sejak dia dijual pada 2009. Pada leg pertama, United berhasil menahan imbang 1-1 di Santiago Bernabeu berkat gol Danny Welbeck.

Jalannya Pertandingan

The Red Devils hanya butuh skor 0-0 untuk bisa lolos ke perempat final. Dan laga berjalan sangat baik untuk Ferguson. Penampilan Nemanja Vidic dan Rio Ferdinand di lini pertahanan sangat luar biasa dan menjaga kedudukan masih 0-0 di babak pertama.

Pertandingan semakin sempurna bagi United. Hanya tiga menit setelah babak kedua dimulai, Luis Nani memberi umpan ke tengah kotak penalti dan Sergio Ramos salah mengantisipasi bola dan bola masuk ke gawang Diego Lopez. 1-0.

Namun ketika semuanya berjalan baik bagi Setan Merah, wasit Cuneyt Cakir melakukan keputusan kontroversial pada menit ke-56. Berawal dari sapuan bola Patrice Evra, Luis Nani berusaha ingin mengontrol bola dengan kakinya, tapi Alvaro Arbeloa datang mendekat dan kaki Nani mengenai perut Arbeloa, terlihat kedua pemain sama-sama melihat bola sebelum keduanya jatuh kesakitan, tapi di saat Nani sudah berdiri, Cakir langsung mengeluarkan kartu merah.

(NY Times)

Seluruh pemain United langsung melancarkan protes keras termasuk Ferguson yang melakukan protes kepada wasit ke-4. United harus bermain dengan 10 orang di sisa babak kedua. Jose Mourinho langsung melakukan pergantian setelah itu dengan Arbeloa keluar digantikan Luka Modric. Dan hanya berselang 10 menit, Modric mencetak gol lewat sepakan jarak jauh.

Mimpi buruk United semakin menjadi ketiga pada menit ke-69, Cristiano Ronaldo berhasil mencetak gol ke gawang mantan timnya di Old Trafford. Skor 2-1 bertahan hingga akhir. Seluruh penonton stadion serentak bergemuruh memaki wasit Cuneyt Cakir setelah dia meniup peluit panjang. Para pemain United pun masih tidak terima bahkan Rio Ferdinand sampai memberikan tepuk tangan sarkas di depan wajah Cakir.

“Sulit menjaga keyakinan Anda, melihat apa yang sudah terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Ini adalah ketiga kalinya kami tersingkir dari Liga Champions karena keputusan wasit. Sungguh tidak bisa diterima,” kata Sir Alex Ferguson setelah laga.

Sir Alex Ferguson akhirnya mengakhiri kariernya pada musim itu. Di Liga Champions, Ferguson melatih di 194 pertandingan, menang 105 kali, imbang 50 kali dan kalah 39 kali. Dia berhasil masuk ke final 4 kali dan 2 kali menjadi juara pada musim 1998-99 dan 2007-08.

Cuneyt CakirLiga ChampionsManchester UnitedNostalgia Hari IniSir Alex Ferguson