Nostalgia Hari Ini: David Beckham Gantung Sepatu

Football5star.com, Indonesia – 16 Mei 2013 silam, salah satu winger terbaik Inggris, David Beckham resmi gantung sepatu dari sepak bola. Beckham resmi pensiun di klub kaya Prancis, Paris Saint Germain (PSG).

Dua puluh tahun berkarier di sepak bola, Beckham gantung sepatu karena sadar usianya saat itu tak lagi muda dan tak mampu lagi bersaing dengan pemain lain, utamanya Lionel Messi.

Ya bintang Barcelona itu menjadi alasan terbesar bagi Beckham untuk pensiun dari sepak bola. Ia menyadari kalau waktunya di atas lapangan sudah habis saat Messi dengan mudah melewatinya dalam pertandingan leg pertama babak delapan besar Liga Champions.

Beckham, yang dipasang sebagai starter saat PSG menjamu Barca, ketika itu dibuat kerepotan meladeni kekuatan lini tengah The Catalans, termasuk saat harus berhadapan dengan Messi.

“Saya mungkin tahu saatnya untuk pensiun saat Messi berlari melewati saya dalam pertandingan kandang, tapi saya mendapatkan kehormatan atas trofi-trofi yang sudah saya menangi,” jawab Beckham dalam wawancaranya dengan Gary Neville untuk Skysport.

Keputusan untuk gantung sepatu sudah dipikiran masak-masak oleh Beckham. Menurutnya saat itu, dirinya memang sudah siap untuk mengakhiri karier. Meski dalam enam bulan terakhir saat dirinya bergabung ke PSG, Beckham merasa masih berada di level top permainan.

5 Pemain Britania yang Sukses Berkarier di Luar Inggris - David Beckham - CNN

“Tapi saya selalu bilang ke diri saya sendiri dengan diam-diam kalau saya mau berada di puncak. Tapi saya mendapatkan kesempatan itu dan sekarang saya merasa inilah saatnya yang tepat,” ucap suami dari Victoria Adams tersebut.

“Saya berterima kasih kepada PSG karena memberikan kesempatan kepada saya melanjutkan karier dalam sepak bola” tambah Beckham saat itu.

Karier David Beckham

Pemain bernama lengkap David Robert Joseph Beckham ini adalah salah satu produk Class of 92 Manchester United. Namanya menjulang tinggi saat bermain di Stadion Old Trafford di rentang waktu 1993 hingga 2003.

Pada musim 1994-95, Beckham masuk ke skuat senior United. Awalnya keputusan Sir Alex memasukkan nama Beckham ke tim senior mendapat cibiran. Ia dianggap masih terlalu muda. Apalagi di sektor sayap kanan, United masih memiliki Andrei Kanchelskis.

Keputusan Sir Alex sama sekali tak keliru. Beckham yang saat itu diberi nomor punggung 28 diminta untuk belajar banyak dari Kanchelskis. Di musim itu, winger asal Rusia tersebut menjadi top skor United di Liga Inggris dengan koleksi 14 gol.

Beckham pada musim pertamanya di skuat senior United hanya bermain dua kali. Itu pun masuk sebagai pemain pengganti. Baru di musim berikutnya namanya mulai diperhitungkan. Apalagi saat ia mencetak gol spektakuler dari tengah lapangan saat melawan Wimbledon pada Agustus 1996.

Hengkangnya Kanchelskis pada 1995, membuat Beckham memang sudah mendapat tempat utama di United. Musim 1995-96, kepercayaan Fergie kepada Beckham makin besar. Ia diberi nomor punggung 10, nomor yang digunakan Mark Hughes pada musim 1994-95.

Gol demi gol serta assist diberikan Beckham untuk United. Publik Old Trafford memiliki bintang pujaan baru saat itu. Ditambah dengan gaya rambut serta paras rupawannya, Beckham mendapat lampu sorot dari awak media.

Singkat cerita setelah menjadi bagian penting saat United meraih treble winners di musim 1998-99, Beckham pada 2002 harus hengkang dari United. Insiden hairdryer treatment jadi penyebab Beckham hijrah ke Real Madrid pada 2003.

Nostalgia Hari Ini David Beckham Gantung Sepatu
getty images

Selama kariernya, Beckham telah memenangkan 19 piala, termasuk juara liga Prancis dengan PSG. Sebelumnya Beckham tampil 115 kali untuk Inggris dan lebih dari 398 kali untuk Manchester United dengan memenangkan enam juara Liga Primer dan sekali Liga Champions.

Beckham juga menjadi satu-satunya pemain Inggris yang memenangkan kejuaraan di empat negara.

“Saat saya kecil, saya mengatakan saya akan bermain dan menjadi juara dengan klub Manchester United, menjadi kapten dan turun untuk negara saya selama lebih 100 kali dan ikut dalam sejumlah klub terbesar di dunia, saya bisa katakan itu hanya sekedar mimpi. Saya beruntung karena dapat mewujudkan mimpi-mimpi itu,” ucap Beckham.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More