Nostalgia Hari Ini: Debut Impian Cristian Gonzales di Timnas Indonesia

Football5Star.com, Indonesia – Tepat 21 November 2010 silam menjadi hari yang tak akan terlupakan bagi bomber naturalisasi, Cristian Gonzales di Timnas Indonesia. Sebab pada 10 tahun yang lalu itu, Gonzales menjalani debut impian bersama Garuda Muda.

Gonzales memang menjadi pemain yang mendapatkan status naturalisasi pertama pada 2010 silam. Dia resmi menjadi warga negara Indonesia pada 1 November 2010 lalu. Tak butuh waktu yang lama, pemain yang kini punya nama Mustafa Habibi itu segera debut di Timnas Indonesia.

21 November 2010, Timnas Indonesia di bawah arahan almarhum Alfred Riedl berkesempatan menjajal Timor Leste di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang. Duet bersama Irfan Bachdim, Cristian Gonzales yang kala itu berusia 34 tahun tampil begitu istimewa.

El Loco, julukan Cristian Gonzales, mencetak dua gol dalam kemenangan enam gol tanpa balas Indonesia atas Timor Leste. Dua gol itu seakan menjadi pembuka keran buat mantan pemain Arema FC tersebut.

Puncaknya saat dia membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2010. Gonzales menjadi motor serangan buat Skuat Garuda yang berhasil mencapai partai final. Bahkan, dia sukses melesakkan tiga gol dalam turnamen itu.

Program Naturalisasi Tersukses

Cristian Gonzales terbilang menjadi salah satu program naturalisasi tersukses yang dilakukan Indonesia. Bukan tanpa sebab, pada tahun pertamanya membela Timnas Indonesia saja, dia sudah sukses mencetak enam gol.

Nostalgia Hari Ini: Debut Impian Cristian Gonzales di Timnas Indonesia
Dok. Goal.

Jika ditotal, maka El Loco sudah menjalani 29 caps bersama Timnas Indonesia dari 2010 sampai 2015 dengan catatan 12 gol. Torehan gol terakhirnya buat Indonesia pada ajang resmi adalah saat Garuda menang 2-1 atas Myanmar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, 30 Maret 2015.

Sepanjang karier di Indonesia, Cristian Gonzales jua sukses melahirkan banyak gelar. Dia pernah juarai Liga Indonesia 2006 di Persik Kdiri, lalu raih dua gelar bersama Arema FC, sampai membawa PSS Sleman juarai Liga 2 2018.

Gelar pribadi? Tak usah ditanya. El Loco sukses meraih empat gelar Lioga Indonesia, dan 2008-2009 meraihnya bersama dengan Boaz Solossa. Dia jua sempat jadi top skorer Piala Indonesia 2010 dan Piala Presiden 2017.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More