Nostalgia Hari Ini: Debut Medioker Ronaldinho

Football5star.com, Indonesia – Pada 4 Agustus 2001, Ronaldinho melakoni debutnya di sepak bola Eropa bersama Paris Saint-Germain (PSG). Tak ada yang spesial dari penampilan perdana sang legenda.

Ia turun sebagai pemain pengganti ketika PSG ditahan imbang 1-1 oleh Auxerre. Hanya saja, kariernya tidak bisa diramalkan hanya dengan melihat penampilan perdana.

Dua musim bermain di PSG, sang maestro berhasil mencetak 25 gol dan 18 assist dalam 86 penampilan. Piala Intertoto pun berhasil ia amankan bersama PSG.

Kariernya bersama PSG berakhir di tahun 2003. Ronaldinho akhirnya bergabung ke Barcelona dengan tebusan 30 juta euro dan setelah itu ia memenangkan segalanya.

Getty Images

Keputusan Ronaldinho sendiri untuk pindah ke PSG pada 2001 sangat mengejutkan. Ia disebut sebagai salah satu pemain berbakat Brasil dan kariernya di Gremio mencerimnkan hal itu.

Total 72 gol dalam 145 penampilan ia catatkan, namun performa di Copa America 1999 dan Piala Konfederasi menjadi titik di mana ia menyedot perhatian secara masif. Arsenal, Lazio, Barcelona, dan AC Milan coba mendatangkannya di masa muda, tapi ia menolak tawaran tersebut.

Secara mengejutkan, ia malah memilih PSG yang kala itu masih terbilang antah-berantah. Maklum, PSG yang dulu bukanlah PSG yang sekarang. Les Parisiens hanya finis di peringkat 9 Ligue 1 pada musim sebelumnya dan keputusan Ronaldinho ini sedikit tak masuk akal.

Konon katanya, Presiden Gremio juga terkejut dengan keputusan Ronaldinho dan baru tahu tentang itu ketika ia membuka situs resmi PSG.

Gila Pesta

Getty Images

Ronaldinho mulai mengenal kehidupan malam di Paris. Ketenaran dan uang berlimpah membuat sang legenda gelap mata. Ia larut di dunia malam dan nyaris tak pernah lepas dari pesta.

Hal ini berlanjut saat membela Barcelona. Pelatih Barcelona saat itu, Pep Guardiola, tak suka dengan gaya hidup Ronaldinho dan mendepaknya ke AC Milan.

Di Milan, karier Ronaldinho mulai goyang. Kebugarannya juga perlahan menurun dan hanya bertahan dua tahun di Serie A sebelum memutuskan pulang kampung dan berkelana di berbagai klub Brasil seperti Flamengo, Atletico Mineiro, Queretaro, dan Fluminense.

Ronaldinho memang mencintai sepak bola. Tapi, ia kesulitan keluar dari kebiasaan berpesta di klub malam. Itu yang membuat staminanya berangsur anjlok hingga akhirnya pensiun pada 2015.

Nostalgia Hari IniPSGRonaldinho