Nostalgia Hari Ini: Dibantai 10 Gol oleh UEA, Pelatih Malaysia Mundur

Football5Star.com, Indonesia – Tepat 5 September, lima tahun lalu menjadi salah satu hari terkelam dalam sepak bola Malaysia yang tak berkutik di tangan Uni Emirates Arab (UEA). Hal itu membuat pelatihnya, Dollah Salleh akhirnya memutuskan mundur.

Dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Asia di Stadion Mohammed Bin Zayed, Abu Dhabi, Harimau Malaya memang dalam keadaan yang tak ideal. Sebab, sebelumnya mereka jua baru saja dibantai enam gol tanpa balas oleh Palestina di depan publik sendiri.

Dalam laga di Abu Dhabi, Malaysia sudah tak berkutik sejak menit ke-16. Bahkan, sampai menit ke-33, mereka sudah kejebolan enam gol sekaligus. Mohana Salem, dua gol Ali Mabkhout, dua dari Ahmad Khalil, dan Fardan saat itu bergantian membobol gawang pasukan Dollah salleh itu.

Hingga akhirnya, Harimau malaya bertekuk lutut dengan 10 gol tanpa balas setelah Mabkhout melengkapi namanya di papan skor dengan catatan hat-trick. Tak cuma itu saja, bahkan Khalil berhasil mengemas quat-trick dalam partai itu. Satu gol tambahan dikemas oleh Mohamed Ahmed. Ini Merupakan kekalahan terbesar bagi Malaysia sejak 1967 silam. Saat itu mereka takluk 2-8 dari Selandia baru.

Beragam Kecaman Keras

Beragam kecaman langsung menghujam Dollah Salleh. Bahkan, Menpora Malaysia kala itu, Khairy Jamaluddin, dibuat berang dan mengancam bakal membekukan FAM andai tak ada perubahan.

Mendapatkan banyak tekanan, Dollah Salleh akhirnya mundur sebagai pelatih Timnas Malaysia. Sebagai gantinya FAM untuk sementara menunjuk pelatih timnas Malaysia U-23, Datuk Ong Kim Swee. Dollah Salleh mengaku bertanggung jawab atas kekalahan memalukan malaysia itu.

Nostalgia Hari Ini: Dibantai 10 Gol oleh UEA, Pelatih Malaysia Mundur
tnp.sg

Tak sampai di situ, Presiden FAM, tengku Abdullah Sultan Ahmad Shah, jua memutuskan untuk mundur menyusul Dollah Salleh. Malaysia sendiri memang tak berdaya di Grup A Kualifikasi Piala Dunia 2018.

Segrup dengan Arab Saudi, UEA, Palestina dan Timor Leste, mereka finis di urutan keempat. Cuma menang dua kali dan menelan enam kekalahan, Timnas malaysia jua kejebolan 29 kali hanya dalam 8 pertandingan.

Bahkan, saat menjamu Arab Saudi beberapa hari setelahnya, suporter Harimau Malaya bikin ulah dengan melempar bom asap ke lapangan hingga laga dihentikan pada menit ke-87. Pada saat dihentikan kedudukan skor 2–1 untuk Arab Saudi.

Nostalgia Hari Ini: Dibantai 10 Gol oleh UEA, Pelatih Malaysia Mundur

Pada tanggal 5 Oktober 2015, FIFA memutuskan bahwa pertandingan terebut dimenangkan oleh Arab Saudi (0–3). Malaysia juga dihukum dimana pertandingan kandang berikutnya saat melawan Uni Emirat Arab tanpa penonton.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More