Nostalgia Hari Ini: Final Aneh Real Madrid di Copa del Rey

Football5star.com, Indonesia – 4 Juni 1980 jadi salah satu momen bersejarah bagi raksasa Liga Spanyol, Real Madrid. Los Blancos yang saat itu diasuh oleh Vujadin Boskov meraih gelar Copa del Rey setelah jalani final aneh.

Bagaimana tidak aneh, di partai final, Real Madrid harus berhadapan dengan tim junior mereka, Real Madrid Castilla. Dan pertandingan tersebut dihelat di markas mereka, Stadion Santiago Bernabeu.

Musim itu, Castilla memang cukup moncer di ajang Copa del Rey. Meski hanya bermain di kasta kedua Liga Spanyol, Castilla mampu kalahkan sejumlah lawan di Copa del Rey seperti Real Sociedad dan Bilbao.

Nostalgia Hari Ini Final Aneh Real Madrid di Copa del Rey
marca

Perjalanan anak asuh Juanjo García Santos tersebut di ajang Copa del Rey memang mengundang decak kagum. Sayangnya saat jumpa klub induknya, Juanito dkk malah takluk dengan skor telak 6-1.

Real Madrid sendiri saat itu diperkuat oleh pemain-pemain besar Spanyol seperti Vicente del Bosque dan José Antonio Camacho. Bertemu tim cadangan mereka, Boskov tetap menurunkan pemain inti di laga final.

Del Bosque dan pemain Jerman, Uli Stielike jadi tandem di lini tengah. Sementara Camacho mengawal lini belakang bersama Gregorio Benito. Di lini depan, pemain Inggris, Laurie Cunningham berduet dengan Santillana.

Susunan pemain ini tentu bukan tandingan setara bagi Castilla. Akibatnya skor 6-1 pun tercipta, Vicente del Bosque menyumbang satu gol di menit ke-62.

Jalannya pertandingan

Pada menit 20, Juanito membuka skor untuk tim senior, setelah berhasil memanfaatkan kemelut di depan gawang tim junior. Berselang 22 menit dari gol Juanito, Santinalla, berhasil menambah angka bagi tim senior.

Lagi-lagi buah dari kemelut di depan gawang tim Castilla. Skor 2-0, untuk keunggulan Real Madrid pun bertahan hingga turun minum.

Pada awal babak ke dua, tim senior berhasil menambah dua gol, lewat gol Andres Sabido (59′) dan gol Vicente del Bosque (62’€™). Tim Castilla baru berhasil mencetak angka pada menit 80, setelah gelandang mereka, Ricardo Alvarez, lewat tendangan dari luar kotak penaltinya.

Namun, usaha Alvarez itu tampaknya tak berarti apa-apa. Saat, Los Blancos senior kembali menambah angka di sisa waktu, lewat gol pemain pengganti Francisco Garcia Hernandez pada menit 82 dan gol kedua Juanito pada menit 89.

Pertandingan pun berakhir dengan skor 6-1, untuk kemenangan Real Madrid. Namun, seusai pertandingan berakhir, tak ada wajah-wajah lesu lantaran tim mereka kalah. Seisi stadion tetap bersuka cita. Semua pemain juga bergantian mengangkat trofi. Mungkin inilah yang dinamakan Final Keluarga.

Real Madrid Castilla

Hampir semua klub di Liga SPanyol selalu memiliki tim cadangan. Lazim nama-nama tim cadangan di dilabeli dengan huruf seperti, Barcelona B atau Atletico Madrid C.

Upaya ini dilakukan Spanyol agar bakat-bakat pemain muda tak tersia-siakan, mengingat sejak dari muda pemain-pemain sudah merasakan kompetisi professional yang ketat dan teratur sepanjang musim.

Real Madrid Castilla sendiri sudah dibentuk sejak 16 Desember 1930. Awalnya klub ini AD Plus Ultra. Namun Pada 1972, Plus Ultra bubar karena kebangkrutan yang melanda pihak sponsor sehingga keberadaan Plus Ultra di Tercera División diambil alih oleh Castilla Club,tim cadangan baru untuk Real Madrid,pada tanggal 21 Juli.

Nostalgia Hari Ini Final Aneh Real Madrid di Copa del Rey
marca

Pada musim 1983-84, di bawah asuhan Amancio Amaro, Castilla berhasil menjuarai Segunda División. Pada masa kepeplatihan Amaro, muncul generasi La Quinta del Buitre yang berangotakan Emilio Butragueño, Manolo Sanchís, Martín Vazquéz, Míchel, dan Miguel Pardeza.

Namun Castilla tidak dipromosikan ke Primera División karena merupakan tim cadangan dan tim seniornya, Real Madrid bermain di Primera Divisió. Di musim 1987-88, mereka menyelasikan musim Segunda División di posisi ketiga, tetapi sekali lagi, mereka tidak dipromosikan ke Primera Divisió.

Pada 1991, Federasi sepak bola Spanyol, RFFF melarang penggunaan nama yang tidak mencantumkan nama tim senior untuk tim cadangan, sehingga Castilla CF mengubah nama menjadi Real Madrid Deportiva dan kemudian Real Madrid B

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More