Nostalgia Hari Ini: Florentino Perez Kuasai Real Madrid

Football5star.com, Indonesia – Real Madrid selama ini dijuluki sebagai Los Galacticos, atau yang lebih dikenal sebagai tim bertabur bintang. Ada satu sosok yang mencanangkan julukan tersebut. Dia lah Florentino Perez.

Kita mengenal Florentino Perez sebagai presiden Real Madrid yang flamboyan. Dia tak sungkan menghamburkan uang, bahkan sampai memecahkan rekor transfer dunia guna melihat timnya dihuni pemain bintang.

Tapi siapa sangka jika Perez bukan berasal dari kalangan sepak bola. Perez seorang pengusaha. Lulusan insinyur sipil ini seorang CEO perusahaan konstruksi di Spanyol.

Sanz dua kali dikalahkan Florentino Perez dalam pemilihan presiden Los Blancos.
Marca

Kecintaannya pada Real Madrid kemudian membawanya ke ranah si kulit bundar. Dua kali dia mencalonkan diri sebagai presiden Los Blancos. Namun, upaya pertamanya 1995 silam gagal total setelah kalah mutlak dari Ramon Mendoza.

Ia kemudian maju lagi 2000 silam. Kali ini lawan yang dihadapi adalah presiden kharismatik El Real, Lorenzo Sans. Seperti pada pencalonan pertama, Perez mengungkit masalah kebobrokan manajemen klub. Dia menganggap Lorenzo Sans sudah salah urus Madrid.

Transfer Luis Figo dan Zinedine Zidane

Caranya itu akhirnya membawa Perez ke tampuk kepemimpinan Real Madrid. Tepat hari ini 20 tahun silam ia resmi terpilih sebagai presiden klub yang baru.

Seperti yang disinggung di atas, Florentino Perez langsung menunjukkan proyek ambisius. Banyak pemain bintang berbanderol mahal datang silih berganti ke Santiago Bernabeu. Mulai dari Luis Figo, Zinedine Zidane, Ronaldo, David Beckham, hingga Michael Owen.

Dari nama-nama di atas, transfer Luis Figo dan Zinedine Zidane yang paling menyita perhatian. Figo dia gaet langsung dari Barcelona, yang merupakan rival abadi Madrid. Akibat transfer ini tensi laga kedua tim kian memanas.

florentino perez, luis figo, marca, barcelona
Marca

Sedangkan ketika menggaet Zinedine Zidane dari Juventus 2001 silam, Real Madrid memecahkan rekor transfer dunia. Angka 75 juta euro membuat Zidane jadi pemain termahal dunia saat itu.

Terbentuknya Los Galacticos jilid satu juga menjadi jaminan mereka memanen gelar. Florentino Perez hanya butuh waktu beberapa bulan saja untuk mempersembahkan trofi pertama untuk Madrid.

Musim 2000-2001 mereka memenangkan LaLiga. Semusim kemudian giliran trofi Liga Champions yang masuk ke lemari Real Madrid. Dan pada musim 2002-2003 Florentino Perez kembali mempersembahkan gelar liga.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More