Nostalgia Hari Ini: Habis Johan Cruyff, Terbitlah Marco van Basten

Football5star.com, Indonesia – Sepak bola Belanda harus merelakan legenda terbesarnya, Johan Cruyff, untuk pensiun dari sepak bola. Tapi disaat yang hampir bersamaan, mereka kehadiran sosok muda yang kemudian juga mengharumkan nama bangsa, Marco van Basten.

Pada musim 1981-1982 Johan Cruyff memasuki era terakhir karier sepak bolanya. Semusim berselang sang legenda akhirnya hengkang ke Feyenoord dan memutuskan gantung sepatu di sana 1984 silam.

Kepergian Cruyff memang meninggal luka mendalam untuk fan Ajax. Selain karena pergi untuk kedua kali, mereka juga harus rela melihat pemain jeniusnya itu berkostum Feyenoord, yang merupakan musuh bebuyutan.

marco van basten-ajaz-colgados por el futbol
Colgados Por el Futbol

Akan tetapi, pada saat itu juga, fan Ajax perlahan berpaling dengan kemunculan Marco van Basten. Seorang striker elegan, kuat dalam duel udara, punya kekuatan kaki kanan dan kiri yang sama baiknya.

Akhir cerita Johan Cruyff seakan pertanda Marco van Basten untuk mengawali karier sepak bolanya. Bagaimana tidak, hari ini 38 tahun silam, ia mengawali debutnya bersama tim senior Ajax. Uniknya, sang striker masuk menggantikan Cruyff.

Debut Van Basten terasa fantastis karena pada laga melawan NEC Nijmegen itu ia sukses membukukan gol perdana. masuk pada awal babak kedua, pria kelahiran Utrecht melengkapi kemenangan 5-0 Ajax lewat golnya di penghujung pertandingan.

Selanjutnya, Van Basten terus dipercaya Kurt Linder, pelatih Ajax saat itu, untuk mengisi lini depan. Kendati harus bersaing dengan striker utama Wim Kieft, pemain yang saat itu baru berusia 17 tahun sudah bisa merasakan 20 laga dengan torehan sembilan gol pada musim pertama.

marco van basten-@peterboeve
@peterboeve

Musim berikutnya, pemain berpostur 186 cm dinaungi keberuntungan. Ia jadi satu-satunya andalan di lini depan setelah Wim Kieft memilih hengkang.

Dan dalam sekejap, Marco van Basten menjelma jadi striker mematikan di Eropa. Empat tahun berseragam Ajax, dirinya sukses menyarangkan 138 gol dari 145 pertandingan.

Capaian paling mengesankan ia buat musim 1985-1986. Bayangkan saja, ia berhasil mengemas 37 gol hanya dari 26 pertandingan.