Nostalgia Hari Ini: Hat-trick Evan Dimas Bawa Indonesia ke Piala Asia

Football5star.com, Indonesia – Dalam beberapa tahun terakhir, penampilan timnas Indonesia di berbagai kelompok bisa dibilang lebih membanggakan daripada timnas senior.

Munculnya para talenta muda dan polesan pelatih yang paham keinginan pemain membuat Garuda Muda kerap mengharumkan nama bangsa. Dan dari beberapa capaian yang ada, torehan yang dibuat Evan Dimas dkk paling gemilang.

Semua bermula pada 2013 lalu kala timnas U-19 Indonesia menjadi yang terkuat di Asia Tenggara. Pasukan Indra Sjafri juara Piala AFF U-19 untuk pertama kalinya.

okezone

Beberapa bulan setelahnya, magis timnas U-19 terus berlanjut. Bahkan kian menjadi-jadi. Mereka berlaga di Kualifikasi Piala Asia U-19 dan akan berhadapan dengan Laos, filipina, serta Korea Selatan.

Di atas kertas, anak asuh Indra Sjafri lebih unggul dari Laos maupun Filipina. Dan terbukti mereka menang 4-0 dan 2-0. Baru ketika menghadapi Korea Selatan Indonesia menjalani ujian berat.

Dan tepat pada hari ini tujuh tahun silam, Gelora Bung Karno jadi saksi sejarah timnas U-19 Indonesia. Bermain di bawah guyuran hujan dan lapangan yang digenangi air, Evan Dimas menyihir lawannya.

Gol pertama lahir pada menit ke-30. Akselerasi Ilham Udin Armain dari sisi kanan pertahanan Korea Selatan berhasil disambut Evan Dimas lewat tendangan terukurnya ke pojok gawang.

Pemain yang kini memperkuat Persija Jakarta kembali menjadi momok menakutkan untuk tim Ginseng. Gol keduanya lahir lewat tendangan keras kaki kiri. Kali ini dia memanfaatkan umpan matang Maldini Pali.

Liputan6

Evan Dimas akhirnya menyempurnakan penampilannya pada menit ke-86. Ia mencetak hat-trick pada laga terakhir Kualifikasi Piala Asia U-19 2013 silam.

Indonesia akhirnya menang 3-2 setelah Seol Tae-su dan Suh Myeong-won mencetak dua gol untuk Korea Selatan. Hasil ini memastikan langkah tim besutan Indra Sjafri ke Piala Asia U-19 2014 untuk pertama kalinya.

Kesuksesan tersebut tidak bisa dipungkiri menjadi tonggak kesuksesan Indonesia di berbagai kelompok umur pada tahun-tahun berikutnya.

Muncul pula nama-nama penerus baru seperti Witan Sulaeman, Egy Maulana Vikri yang sukses bersama timnas U-19 Indonesia. Ataupun si kembar Bagus Kahfi serta Bagas Kahfa, atau pun David Maulana di timnas U-16.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More