Nostalgia Hari Ini (27 Maret): Hat-trick Tunggal Paul Scholes untuk Inggris

Football5star.com, Indonesia – Legenda Manchester United dan timnas Inggris, Paul Scholes, selama ini dikenal sebagai gelandang petarung. Menghentikan laju lawan, menjaga keseimbangan tim, dan membantu penyerangan adalah tugas utamanya.

Kendati demikian, bukan berarti Paul Scholes tak bisa mencetak gol. Untuk urusan membobol jala lawan, sang gelandang kerap melakukannya melalui tendangan keras dari luar kotak penalti. Namun, bukan berarti ia tak mampu mencetak gol layaknya seorang striker.

Ia merupakan salah satu gelandang terproduktif di eranya. Terbukti, dari 709 laga bersama Manchester United dia sukses menggelontorkan 152 gol. Sedangkan ketika berseragam timnas Inggris, 14 gol berhasil ia persembahkan dari 66 pertandingan.

Hat-trick di Laga Debut Pelatih Kevin Keegan

kevin keegan-paul scholes
Pinterest

Hari ini, 27 Maret 2020, kita patut merayakan torehan emas yang dibuat pria yang hanya membela Manchester United sepanjang kariernya. Ya, Scholes sukses membuat hat-trick pertama dan satu-satunya.

Hat-trick itu dia buat tepat 11 tahun yang lalu. The Three Lions yang saat itu masih dihuni pemain-pemain jempolan semisal David Seaman, David Beckham, Alan Shearer, dan Andy Cole, harus menghadapi Polandia dalam lanjutan kualifikasi Euro 2000.

Menariknya, laga tersebut juga jadi pertanda debut untuk pelatih baru, Kevin Keegan. Tanpa pikir panjang, Keegan langsung menempatkan Scholes sebagai gelandang serang. Dia memang memberikan instruksi khusus untuk pemainnya itu guna meredam permainan Polandia.

Akan tetapi, apa yang dilakukan Scholes justru di luar perkiraan. Tidak tanggung-tanggung, tiga gol Inggris diborong semua oleh si gelandang petarung. Gol pertama ia buat saat laga baru berjalan 11 menit.

Memanfaatkan umpan terobosan Alan Shearer, Scholes yang berlari dari belakang langsung mencungkil bola untuk masuk ke gawang Polandia yang dikawal Adam Matysek.

Masih pada babak pertama, pemain bernomor delapan kembali membuktikan tajinya. Kali ini apa yang ia buat lebih hebat lagi. Tidak memiliki tinggi badan yang menjulang, sang legenda sukses menceploskan bola lewat sundulan kepala setelah memanfaatkan umpan rekannya di Mancheste r United, David Beckham.

Ia kemudian melengkapi laga ini dengan hat-trick pada babak kedua. Lagi-lagi sundulan kepala menjadi pertanda kehebatan pria yang saat ini berusia 45 tahun. Publik Wembley kemudian memberi sambutan luar biasa ketika ia digantikan oleh Jamie Redknapp pada menit ke-82.