Nostalgia Hari Ini: Horor di Old Trafford Tuntaskan Karier David Busst

Football5star.com, Indonesia – Hari ini, Rabu (8/4) 24 tahun lalu bek kelahiran Birmingham, David Busst alami momen horor dalam karier sepak bola saat bertandang ke markas Manchester United, Stadion Old Trafford.

Saat itu Busst yang berusia 29 tahun dan jadi salah satu andalan lini belakang Coventery City. Pelatih Coventry saat itu, Ron Atkinson menduetkan Busst bersama dengan Liam Daish dan Paul Williams. Melawan tim sekelas United di kandang sendiri, Atkinson mau tak mau menerapkan 5 bek untuk bisa menahan gempuran lini depan Red Devils.

Coventry datang ke Old Trafford pada 8 April 1996 dengan cukup percaya diri. Setelah alami 3 kekalahan, pada 6 April 1996 mereka mampu meraih kemenangan 1-0 atas Liverpool di markas sendiri, Stadion Highfield Road.

Nostalgia Hari Ini: Horor di Old Trafford Tuntaskan Karier David Busst
coventrytelegraph

Bermodalkan kemenangan atas Liverpool, Dion Dublin dkk cukup percaya diri sejak menit awal pertandingan. Atkinson pun yakin bahwa anak asuhnya minimal meraih hasil imbang dalam laga tersebut. Mencuri gol di Old Trafford mungkin bisa mereka lakukan.

Skema memanfaatkan sepak pojok rencananya memang dimanfaatkan oleh pemain Coventry demi bisa bobol gawang Peter Schmeichel. Apalagi Busst pada musim itu tercatat sudah mencetak 2 gol lewat skema tersebut di laga sebelumnya.

Gol pertama Busst untuk Coventry di musim itu lewat sepak pojok diciptakan saat mengalahkan Blackburn Rovers dengan skor 5-0 pada 9 Desember 1995. Lalu gol kedua Busst tercipta ke gawang Everton pada 23 Desember 1995, lagi-lagi lewat skema sepak pojok.

Petaka mengerikan terjadi

Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Pertandingan Manchester United vs Coventry City di Stadion Old Trafford baru memasuki menit ke-5. Tim tamu dapat kesempatan untuk mencetak gol lewat sepak pojok.

Busst cukup percaya diri untuk naik memanfaatkan situasi ini. Bola dilepaskan Ally Pickering ke jantung pertahanan United. Busst sudah menunggu untuk bisa mencetak gol. Bola berhasil disundul rekan Busst, Noel Whelan, tapi bisa dihalau oleh Schmeichel.

Bola muntah dari Schmeichel berusaha dimanfaatkan oleh Busst. Ia lari dari belakang mencoba mendorong bola agar tak bisa diantisipasi Schmeichel. Namun di saat yang bersamaan Denis Irwin dan Brian McClair berusaha menghalau aksi Busst.

Denis Irwin berusaha merebut dari sebelah kiri, sedangkan McClair dari sebelah kanan. Bayangkan apa yang terjadi. Brakk! Bagian bawah kaki kanan Busst dihantam sekaligus oleh 2 tekel pemain bertahan. Akibatnya benar-benar mengerikan.

Rekan Busst, Dion Dublin yang berdiri di depan tempat kejadian langsung berteriak kepada wasit agar laga dihentikan. Reaksi sangat kaget juga ditunjukkan oleh Schmeichel. Ia sampai berlari menjauh dari sarangnya dan menutup wajahnya berkali-kali.

Bagian bawah kaki kanan Busst terputar sampai kira-kira 90 derajat, tulangnya merobek kulit dan darahnya harus dibersihkan selama 12 menit dari lapangan. Tak hanya itu, tibia (tulang kering) dan fibula (tulang betis) miliknya pun patah. Jangan dibayangkan!

Saat ditandu keluar lapangan, Busst berteriak kesakitan. Dari pinggir lapangan sang istri, Susan Busst mematung. Ia tak percaya dengan momen horor itu dialami suaminya. Sementara, Ron Atkinson yang mengenakan kaca mata hitam dari pinggir lapangan berusaha tenang meski tak menutup rasa kecemasan.

Dalam sesi wawancara kepada The Guardian setelah pensiun, Busst mengatakan bahwa dirinya saat itu melihat publik Old Trafford berdiri, memberikan tepuk tangan penanda dukungan buat kesembuhannya. Namun, ia tidak bisa mendengar gemuruh tepuk tangan tersebut, yang ia dengar hanya erangannya karena menanggung sakit yang tak tertahan.

Pertandingan itu pun harus dihentikan selama 15 menit. Hal ini lantaran lapangan harus dibersikan terlebih dahulu dari darah Busst. Laga itu sendiri berakhir dengan kemenangan 1-0 United lewat gol Eric Cantona.

Ancaman amputasi dan akhir cerita Busst

Busst yang dilarikan ke rumah sakit saat itu langsung mendapat penanganan tim medis. Selama proses penyembuhan cedera yang mengerikan tersebut, Busst harus menjalani 22 kali operasi.

Lebih mengerikannya lagi, Busst sempat mendapat khawatir bahwa kakinya akan diamputasi karena insiden tersebut. Untungnya hal tersebut tak pernah terjadi.

Meski tak jadi diamputasi, tim dokter meminta Busst untuk mengakhiri karier sepak bolanya. Sejumlah media lokal Inggris menyebutkan petaka tersebut sempat mengganggu mental Busst. Namun ia menerima pil pahit itu, pensiun dari sepak bola karena cedera mengerikan.

Nostalgia Hari Ini: Horor di Old Trafford Tuntaskan Karier David Busst
coventrytelegraph

6 November 1996, Busst secara resmi memutuskan untuk pensiun dari sepak bola. Menurut tim dokter, bahwa karier Busst habis bukan faktor cedera kaki namun karena ia tak akan pernah mendapatkan kebugarannya kembali. Pada 16 Mei 1997, Manchester United menggelar laga penghormatan untuk Busst.

Sejumlah pemain ternama ikut ambil bagian pada laga tersebut seperti Paul Gascoigne dan Les Ferdinand. Ada dua hal menarik pada laga ini, yang pertama. dua hari setelah pertandingan, Eric Cantona mengumumkan pensiun sebagai pemain.

Kejadian kedua yang menarik pada laga ini adalah gol yang dicetak oleh Busst. David Busst sukses mencetak gol lewat penalti. Ia tampak bahagia mampu mencetak gol setelah beberapa bulan sebelumnya alami kejadian horor di Old Trafford dalam kariernya.

Pemain Manchester United pertama yang menyalami Busst pasca golnya di menit-menit akhir itu adalah McClair. Kabarnya, David Busst sudah memaafkan aksi yang dilakukan oleh McClair dan Denis Irwin.