Nostalgia Hari Ini: Jose Mourinho Bawa Inter Milan Raih Treble Winners

Football5Star.com, Indonesia – Tepat hari ini, 10 tahun yang lalu, Inter Milan berhasil menjuarai Liga Champions setelah mengalahkan Bayern Munich 2-0 di laga final. Dengan begitu, Nerazzurri berhasil mendapatkan Treble dan menjadi tim Italia pertama yang bisa mendapatkan gelar tersebut.

Prestasi itu tidak lepas dari kejeniusan seorang Jose Mourinho yang baru saja melatih di musim keduanya bersama Inter. Sebelum laga ini, kedua tim sama-sama mengincar Treble karena mereka sudah berhasil menjuarai Liga dan Cup di negaranya masing-masing.

Nostalgia Hari Ini Jose Mourinho Bawa Inter Milan Raih Treble Winners
10 footballentertainment

Sebenarnya baik Inter maupun Bayern, kesulitan untuk bisa berhasil mencapai babak final. Terbukti pada babak grup, kedua tim itu hanya bisa finis sebagai runner-up. Bahkan untuk Bayern, mereka lolos dengan peraturan away goal di dua kesempatan, 16 besar melawan Fiorentina, dan perempat final melawan Manchester United.

Sementara untuk Inter mereka harus kembali bertemu dengan tim yang mengalahkan mereka di babak grup, Barcelona, pada semi final. Tapi Nerazzurri bisa berhasil lolos dengan strategi parkir bis ala Mourinho.

Dalam laga itu, Mourinho harus melawan mantan mentornya Louis van Gaal. Mou merupakan asisten pelatih van Gaal saat dia melatih Barcelona di tahun 1997-2000.

Jalannya Pertandingan

Nostalgia Hari Ini Jose Mourinho Bawa Inter Milan Raih Treble Winners
Goal

Bermain di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid. Inter sudah dipastikan akan bermain bertahan dan mengandalkan serangan balik. Arjen Robben berkali-kali mengobrak abrik sisi kiri pertahanan Inter yang dikawal Christian Chivu. Tapi Bavarians masih belum sanggup membobol gawang Julio Cesar.

Tetapi, Inter yang jarang memegang bola berhasil membobol gawang Hans-Jorg Butt pada menit ke-35. Julio Cesar memberikan long pass kepada Diego Milito, pemain asal Argentina itu lalu melakuan one-two dengan Wesley Sneijder sebelum berhasil menendang bola ke gawang.

Sebelum babak pertama usai, Inter kembali mengancam lewat skema serangan balik, kali ini Milito yang memberi umpan ke Sneijder sebelum dia menendang, beruntung Butt berhasil menahannya. Skor 1-0 bertahan hingga jeda.

Babak kedua dimulai, Bayern langsun tancap gas. Tendangan jarak dekat dari pemain muda Bayern pada saat itu, Thomas Mueller, berhasil diselamatkan oleh Cesar. Robben juga berkali-kali melakukan cut inside dan sempat berhasil melakukan tendangan melengkung, tapi Cesar kembali bisa mengamankannya.

Keasyikan menyerang, Bayern lagi-lagi harus dihukum pada menit ke-70. Sneijder berhasil memulai skema serangan balik, dia mengumpan ke Samuel Eto’o yang melihat pergerakan Milito dari sisi kiri. Il Principe lalu berhasil melewati Daniel van Buyten sebelum berhasil menendang bola ke sisi kiri gawang Butt. Skor 2-0 bertahan hingga akhir laga.

Dengan begitu, Inter Milan berhasil juara Liga Champions untuk ketiga kalinya dan pertama kalinya selama 45 tahun. Nerazzurri juga berhasil melengkapi gelar Treble dan menjadi tim Italia pertama dan satu-satunya sampai saat ini yang bisa mendapatkan prestasi itu.

Jose Mourinho sendiri langsung resign dari Inter dan pindah ke Real Madrid. Strategi counter attack-nya selama menangani Inter menjadi salah satu kunci keberhasilan The Special One mendapatkan prestasi ini.