Nostalgia Hari Ini: Juventus “Ngungsi” ke San Siro Untuk Jamu Dortmund

Football5star.com, Indonesia – Pada 4 April 1995 Juventus menghadapi Borussia Dortmund pada leg pertama babak semifinal Piala UEFA (kini jadi Liga Europa, Red.). Pertandingan jadi sejarah tersendiri karena Bianconeri memutuskan untuk memainkan pertandingan ini di San Siro dan bukan Delle Alpi. Kenapa bisa demikian?

Delle Alpi adalah stadion legendaris Juventus yang digunakan pada 1990-2006. Stadion yang memiliki kapasitas 65 ribu penonton ini pernah menjadi rumah bagi pemain sekaliber Alessandro Del Piero, Roberto Baggio, dan Zinedine Zidane.

Masalahnya, stadion ini terlalu dingin jika digunakan pada pertandingan malam. Ya, letaknya memang tidak terlalu jauh dari pegunungan Alpen dan stadion sering kosong jika ada pertandingan malam.

Menggunakan stadion ini di panggung sebesar Piala UEFA akan memaksa Juventus mengeluarkan banyak biaya, sementara pemasukan dari tiket penonton sangat kecil.

Alhasil, manajemen klub memutuskan untuk mengungsi ke San Siro yang merupakan markas rival mereka, AC Milan dan Inter Milan. Stadion itu memiliki kapasitas lebih besar yakni 80 ribu tempat duduk.

Juventus vs Borussia Dortmund Getty Images 2
Getty Images

Keputusan Juventus ini terbukti tepat karena fans Bianconeri memenuhi stadion tersebut.

Pertandingan sendiri berakhir dengan skor imbang 2-2. Tuan rumah diselamatkan oleh gol Jurgen Kohler, dua menit sebelum laga usai.

Adapun gol pertama Juventus dicetak Roberto Baggio melalui titik penalti, sementara gol Dortmund dilesakkan Stefan Reuter dan Andreas Moller.

Pada leg kedua, Juventus di luar dugaan berhasil mencuri kemenangan di markas Dortmund. Bianconeri menang 2-1. Gol tim tamu dicetak Sergio Porrini dan Baggio.

Sementara tuan rumah cuma membalas satu gol lewat Júlio Césa. Juventus pun menang agregat 4-3 dan lolos ke final.

Gunakan San Siro Lagi di Final

Getty Images

Di partai puncak, Bianconeri menghadapi Parma yang jadi klub kejutan. Lucunya Juventus kembali menggunakan San Siro sebagai kandang mereka.

Pada leg pertama di Ennio Tardini, Parma menang tipis 1-0. Gol semata wayang tuan rumah dicetak Dino Baggio saat laga baru berjalan lima menit.

Pada leg kedua, Juventus memutuskan kembali menggunakan San Siro. Mereka butuh dukungan penuh fans, sekaligus pemasukan besar.

Akan tetapi yang terjadi justru di luar dugaan. Bianconeri gagal mengalahkan Parma. Kedua tim bermain imbang 1-1 dan Parma-lah yang berhasil keluar sebagai juara Piala UEFA 1994/1995.