Nostalgia Hari Ini: Manchester United Juara Berkat iPod

Football5Star.com, Indonesia – 1 Maret 2009 mungkin menjadi salah satu hari bersejarah buat Manchester United yang berhasil juara Piala Liga. Uniknya, keberhasilan United juara itu tak lepas dari jasa Apple iPod saat meladeni Tottenham Hotspur di Stadion Wembley.

Dalam pertandingan tersebut, United yang dinakhodai oleh Sir Alex Ferguson tampak kesulitan melawan Tottenham Hotspur. Sebab, Spurs yang saat itu dikomandoi Harry Redknapp tampil begitu solid dan disiplin di lini belakang, bahkan beberapa kali mengancam.

Alhasil, hingga 90 menit waktu normal plus 30 menit pada babak tambahan, skor kacamata tak berubah. Untuk mencari pemenang, laga tersebut akhirnya dilanjutkan melalui drama adu penalti.

Nah, di sini iPod berperan penting buat Manchester United. Penjaga gawang United kala itu, Ben Foster, menjadi pahlawan. Sebelum adu penalti dimulai, pelatih kiper United, Eric Steele, membawa iPod ke lapangan. iPod tersebut ternyata terisi rekaman tembakan penalti yang dilakukan oleh pemain Spurs.

Dok., Getty

iPod tersebut lantas diberikan kepada Foster. Hasilnya, Foster tampil sangat impresif dalam drama adu penalti itu. Dia mampu membaca arah dua dari tiga penendang Spurs. Hanya satu pemain Spurs yang mampu mengelabui Foster, yakni Vedran Corluka. Itu pun tembakan tersebut nyaris ditepis karena sempat menyentuh tangan Foster.

“Tepat sebelum adu penalti, saya melihat sebuah iPod yang dibawa oleh Eric Steele. Dalam iPod tersebut, berisi gambar pemain Tottenham ketika mengambil penalti. Mereka memberi tahu saya untuk tetap berdiri dan melihat arah bola yang datang,” beber Foster kala itu.

United pun sukses meraih gelar juara Piala Liga ketiganya sepanjang sejarah. Sebab, empat algojo mereka, yakni Ryan Giggs, Carlos Tevez, Cristiano Ronaldo, dan Anderson sukses menjalankan tugasnya. Mereka pun menang 4-1 atas Spurs via adu penalti.

Foster Sempat Diselidiki

Aksi Foster di final Piala Liga yang menggunakan iPod untuk menebak algojo Spurs sempat diselidiki FA. Asosiasi sepak bola Inggris itu lantas membuka penyelidikan dengan bermodal video.

Dok. Getty

Apalagi, Presiden FIFA kala itu, Sepp Blatter, mengajukan protes yang dilakukan tim pelatih kiper United memberikan iPod kepada Foster. Dia memang menentang adanya teknologi di dalam sepak bola.

Namun demikian, nyatanya FA membebaskan Ben Foster dari sanksi. Kiper Manchester United itu dianggap tak menyalahkan aturan. Meski, kala itu belum ada teknologi yang digunakan dalam sepak bola.

Seorang jurubicara FA mengatakan: “Tidak ada pelanggaran aturan, jadi kami tidak akan melakukan penyelidikan.”

Ben FosterManchester UnitedNostalgia Hari IniTottenham Hotspurs