Nostalgia Hari Ini: Penderitaan Persipura di Stadion Mattoanging

Football5star.com, Indonesia – 3 Juni 3 tahun yang lalu bertempat di Stadion Mattoanging, tim asal Papua, Persipura merasakan penderitaan. Persipura yang saat itu dilatih oleh Liestiadi menyerah dengan skor telak 1-5 dari PSM di lanjutan Liga 1 2017 pekan ke-9.

Sebelum pertandingan berlangsung, kedua tim berada di posisi yang tak jauh di klasemen Liga 1. PSM saat itu tengah menempati posisi puncak, sementara Persipura berada di tempat ketiga.

Persipura datang ke Makassar dengan bekal lumayan saat itu. Marinus Wanewar dkk saat itu mampu meraih lima kemenangan beruntun. Di pekan ke-8, mereka mampu mengalahkan Borneo dengan skor 2-1.

Liestiadi pun tak memiliki masalah soal cedera pemain. Sejumlah pemain inti tim Mutiara Hitam mampu dimainkan saat itu. Namun sayangnya prediksi yang menyebut laga bakal berlangsung sengit berakhir diluar dugaan.

Jalannya pertandingan

PSM yang dilatih Robert Alberts saat itu langsung menggebrak di menit awal pertandingan. Tim Juku Eja berkali-kali menggempur pertahanan Persipura Jayapura.

Mimpi buruk Persipura sudah terlihat sejak menit kedua. Marinus Maryanto Wanewar mendapat kartu merah usai melakukan pelanggaran keras.

Unggul jumlah pemain, PSM membuka keran gol melalui Reinaldo da Costa pada menit ketujuh. PSM unggul 1-0 atas Persipura. PSM mampu menggandakan kedudukan melalui Marc Klok pada menit ke-32.

PSM mampu menggandakan kedudukan melalui Marc Klok pada menit ke-32. PSM menjauh dari Persipura dengan skor 2-0. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, PSM terus mendominasi jalannya pertandingan. Tim Juku Eja akhirnya mampu kembali mencetak gol melalui Wiljan Pluim pada menit ke-55. PSM unggul 3-0 atas Persipura.

Nostalgia Hari Ini Penderitaan Persipura di Stadion   Mattoanging
ligaindonesia.id

Tiga menit berselang, PSM mampu kembali mencetak gol melalui Marc Klok. PSM unggul 4-0 atas Persipura. Reinaldo da Costa mencetak gol keduanya untuk PSM dalam pertandingan tersebut pada menit ke-64. PSM unggul telak 5-0 atas Persipura.

Persipura baru memperkecil kedudukan pada menit ke-70 melalui gol Addison Alves de Oliveira. Persipura perkecil kedudukan menjadi 1-5. Skor 5-1 untuk kemenangan PSM akhirnya bertahan hingga pertandingan usai.

Kemenangan telak ini membuat PSM saat itu, kokoh di puncak klasemen dengan meraih 20 poin dari 9 pertandingan. Sementara Persipura tetap berada di peringkat ketiga. ‘

Kartu merah si anak baik

Striker Marinus Wanewar yang sempat dijuluk si anak baik pada laga 2017 itu mendapat kartu merah akibat tak mampu mengontrol emosi. Kartu merah yang ia terima pada menit ke-2 membuatnya jadi pemain yang mendapat kartu merah tercepat di Liga 1 2017.

Kartu merah itu bermula saat ia dilanggar oleh bek PSM, Reva Adi Utama. Sayangnya wasit hanya memberi bek 23 tahun tersebut kartu kuning. Marinus pun terpancing emosinya.

Nostalgia Hari Ini Penderitaan Persipura di Stadion   Mattoanging

Marinus terprovokasi dan menanduk wajah Reva. Reva ambruk dan kesakitan. Tepat di depan wasit kejadiannya. Tanpa ampun, wasit mencabut kartu merah untuk Marinus. Padahal laga baru berjalan 1 menit lewat beberapa detik.

Usai pertandingan, Liestiadi pun menyangkan insiden Marinus. Ia menyebut harusnya kartu merah tersebut tak keluar andai anak asuhnya itu bisa mengontrol emosi.

“Dalam hal ini, memang menyakitkan bagi kita. Tentu ini pelajaran bagi pemain kita untuk lebih mengontrol emosi,” kata Liestiadi.

“Dan secara kondisi fisik, ini sudah tidak fear. Anda mungkin bisa bayangkan, selama hampir 85 menit pemain kita mengeluarkan energi dengan melawan 11 orang. Keluarnya juga Marinus otomatis membuat pemain kita drop,” jelasnya.

Meski begitu, Liestiadi juga enggan menyalahkan wasit yang memimpin jalannya pertandingan lantaran insiden tersebut. “Masalah wasit, no coment. Tetap saya salahkan pemain saya kenapa terpancing emosi sehingga dapat kartu merah,” tegas Liestiadi.

Sementara itu, Imanuel Wanggai menambahkan, dirinya dan kawan-kawan memang terasa tertekan usai Marinus diusir keluar. “Tapi kita sudah kerja keras, selamat untuk PSM. PSM pantas menang,” tambahnya.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More